RADARJOGJA.CO.ID – Penanganan kisruh proses seleksi pamong masih bergulir. Pj Inspektur Bantul Bambang Purwadi tengah melakukan investigasi atas dugaan ketidakberesan dalam proses seleksi pamong. Dengan menerjunkan empat tim.

“Untuk mengumpulkan data aduan yang disampaikan masyarakat,” jelas Bambang, Jumat (13/1).

Ada enam desa yang disasar tim inspektorat. Yakni, Tirtomulyo (Kretek), Desa Bantul, Trirenggo (Bantul), Temuwuh (Dlingo), Srigading (Sanden), dan Gadingsari (Sanden).

Enam desa tersebut merujuk aduan masyarakat ke Komisi A DPRD Bantul. Kendati begitu, tim inspektorat tengah melakukan investigasi di Desa Munthuk. Sebab, mencuat adanya ketidakberesan proses seleksi pamong di salah satu desa di Dlingo ini. Yakni dugaan pungutan jual-beli posisi jabatan pamong.

“Ini masih kumpulkan datanya,” ungkap Bambang.

Ketua Komisi A DPRD Bantul Amir Syarifudin mendorong upaya inspektorat. Agar carut-marut proses seleksi pamong segera selesai.

“Masyarakat tidak ada gejolak. Juga agar pamong segera bekerja dengan nyaman,” kata Amir.

Terkait ketidakberesan di desa Munthuk, Amir mengakui belum ada aduan ke DPRD Bantul. Kendati begitu, Amir mengapresiasi langkah inspektorat. (zam/iwa/mar)