RADARJOGJA.CO.ID – Sebanyak 32.507 petani di Kabupaten Purworejo dalam waktu dekat akan mendapatkan kartu tani. Padahal alokasi sebanyak 81.578 petani. Sisanya hingga saat ini masih dalam proses pencetakan.

“Kartu yang masih dicetak akan diselesaikan hingga 31 Maret mendatang. Awal April, semua petani yang telah tercatat akan bisa memegang kartu,” janji Plt Kepala Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Kabupaten Purworejo, Said Romadhon dalam launcing kartu tani di Pendopo Rumah Dinas Bupati Purworejo.

Bupati Purworejo Agus Bastian secara simbolis memberikan kartu kepada perwakilan petani. Dia mengatakan pembaharuan data yang dikumpulkan akan dapat digunakan oleh pemerintah untuk penyelarasan informasi baik bibit, jumlah produksi saat panen serta penyerapan oleh Bulog. Selain itu, perbankan akan memberikan kredit kepada petani yang memiliki Kartu Tani untuk melakukan penanaman bibit dan secara bersamaan mendapatkan data waktu panen dan kebutuhan gudang agar dapat diserap oleh Bulog.

“Dengan kartu tani yang terintegrasi secara online dan pergerakannya bisa diketahui secara real time, maka pemerintah akan dapat memantau hasil produksi petani serta distribusi pupuk serta bibit. Sehingga berbagai persoalan seperti kelangkaan pupuk yang selama ini sering dihadapi petani, diharapkan bisa diantisipasi dan diatasi,” tuturnya.

Bupati berharap, kegiatan ini tidak hanya menjadi kegiatan simbolis berupa pemberian kartu kepada petani. Namun instansi terkait dan BRI juga dituntut kerja kerasnya untuk merubah mindset para petani agar dapat diajak ke arah modernisasi pertanian. Sebab apabila tidak ada pendampingan dan penyuluhan yang sungguh-sungguh, program yang diharapkan dapat mendorong swasembada pangan ini akan menjadi sia-sia. (udi/dem)