RADARJOGJA.CO.ID – KULONPROGO – Masyarakat sangat riskan jika berspekulasi dalam memilih pemimpin Kulonprogo. Dampaknya adalah preseden buruk bagi peningkatan kesejahteraan rakyat dan kemajuan pembangunan di wilayah Kulonprogo.

“Sampaikan kepada masyarakat Kulonprogo agar mereka jangan berspekulasi memilih paslon yang belum pernah menjabat,” kata Ketua DPD Partai Nasdem DIJ H Subardi SH dalam pertemuan dengan pengurus Sedulur Hasto Tedjo (Sehat), Aliansi Menoreh seluruh desa se-Kecamatan Sentolo, Wates, dan Temon di Joglo PAUD Sadewa, Wates, Rabu (11/2).

Menurutnya, calon petahana sejauh ini sudah jelas track record-nya. Mereka tinggal meneruskan program kerja dan tidak perlu lagi penyesuaian apalagi belajar. “Pasangan kami cerdas dan bersih serta tidak senang neko-neko. Tidak ada keraguan lagi untuk memimpin kembali,” ujarnya.
Sementara itu, Hasto Wardoyo memanfaatkan kesempatan untuk menyampaikan program kerja yang akan dilaksanakan lima tahun ke depan jika terpilih kembali. “Insyaallah kalau terpilih kembali, saya dan pak Tedjo akan mewakafkan pemikiran dan tenaga serta jiwa kami untuk kemajuan pembangunan Kulonprogo,” ucapnya.

Lima tahun ke depan, lanjutnya, infrastruktur jalan dan kawasan industri di Sentolo akan terealiasi. Hal itu penting untuk membangun Kulonprogo ke depan. Menurutnya, pemimpin harus nekat, cepat, dan tidak nylekuthis.

“Jadi pemimpin itu harus sanggup menderita, harus bisa merasakan penderitaan masyarakat. Tidak gengsi makan tempe, growol, telo, dan lain sebagainya,” lanjutnya.

Hasto berpesan, seluruh tim pemenangan agar tetap santun dalam menyosialisasikan program kerja dan figur Paslon Sehat. “Mari berlari secepat-cepatnya pada lintasan yang benar tanpa perlu menjegal lawan apalagi melakukan kampanye hitam,” ujarnya. (tom/ila/ong)