RADARJOGJA.CO.ID – Bekas Pelatih PSMS Medan yang sukses menjadi finalis pada kompetisi 2007-2008,Freddy Mulli akhirnya menjadi pilihan untuk menukangi PSS Sleman musim ini.Pelatih yang memiliki seabrek prestasi tersebut bakal mendapatkan misi berat mengantarkan Laskar Super Elang Jawa promosi ke Indonesian Super Leage (ISL).

Karakter tegas dan kecerdikan Freddy dipinggir lapangan pun bakal mewarnai langkah dari Busari Cs di musim depan. Kehadiran pelatih yang dijuluki Fergie Indonesia oleh pemainnya itutentunya menjadi hal yang berbeda bagi PSS Sleman. Sebab, musim lalu, tactician Seto Nurdiyantara lebih mengedepankan pendekatan personal agar strateginya bisa efektif dijalankan pemain.

Freddy sendiri sadar, saat membesut finalis Indonesian Soccer Championship (ISC) B itu, dirinya bakal mendapat tekanan besar. Seluruh pendukung PSS meletakkan harapan ke pundaknya untuk promosi ke ISL.

“Semua tim jelas ingin promosi ke ISL, termasuk juga PSS tentunya. Namun kami sampaikan ke manajemen, target terdekat lolos penyisihan grup dulu dan terbebas dari ancaman degradasi. Sebab Divisi Utama 2017 lebih dari separuh yang harus turun kasta,” ujarnya.

Ia menegaskan, dirinya akan membuat prioritas langkah terlebih dahulu. Pertama kali, skuadnya akan berusaha untuk lolos penyisihan grup. Pria asal Palopo, Sulawesi yang kini menetap di Sidoarjo itu memahami babak penyisihan grup Divisi Utama 2017 berbeda dengan musim sebelumnya.

Baru kemudian, eks pelatih Persebaya Surabaya yang mengantongi lisensi A AFC ini akan berusaha maksimal mengantarkan PSS bisa naik ke kasta tertinggi sepakbola nasional. Sebab menurutnya PSSadalah tim yang mempunyai prospek berprestasidi musim depan. Dukungan suporter yang cukup besar dan loyal menjadi modal tim untuk naik tingkat.

Antusiasme pemain dalam membela PSS juga berlipat melihat setiap pertandingan, Maguwoharjo Internasional Stadium Sleman selalu penuh oleh Sleman fans. “Hal itu juga yang menjadi pertimbangan saya menentukan pilihan bersedia melatih di klub ini,” imbuhnya.

Ia mengaku akan tiba di Sleman pada Senin (16/1) pekan depan. Kemudian akan memperkenalkan diri dengan pengurus dan juga pemain. Dirinya belum memastikan untuk melakukan latihan perdana. “Namun lihat nanti saja,” ujar mantan pemain Niac Mitra Surabaya itu.

Manajer PSS Sleman Arif Juli Wibowo mengatakan, pertimbangan pengalaman dan spesialisasi Freddy yang membawa klub arahanya naik peringkat menjadi alasan manajemen akhirnya mengontraknya. Ia berharap dengan ditangani mantan pelatih Persebaya dan Gresik United itu permainan Busari dkk akan jauh lebih meningkat.

“Pengalaman melatihnya cukup banyak dan pastinya punya lisensi pelatih yang sesuai kriteria kami,” ujar Arif. (riz/eri)