RADARJOGJA.CO.ID – Pemkab Gunungkidul menggelar rapat koordinasi (rakor) tertutup bersama pejabat satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Agenda penting pertemuan tersebut adalah mewujudkan visi misi bupati dan wakil bupati terpilih Badingah-Immawan (BA-IM) periode 2016-2021.

Rakor yang berlangsung di ruang rapat 1 Setda, Rabu (11/1), dipimpin Wakil Bupati Immawan Wahyudi, Sekda Drajat Ruswandono, dan dihadiri seluruh pejabat hingga camat. Penekanan awal dalam rakor itu adalah merapatkan barisan.

Sekda Gunungkidul, Drajat Ruswandono mengatakan, saat ini tengah berkejaran dengan waktu.Visi misi bupati dan wakil bupati sudah jelas, di mana pada 2020 Gunungkidul diproyeksikan jadi daerah tujuan wisata terkemuka dan berbudaya. “Muarannya mensejahterakan masyarakat,” kata Drajat Ruswandono.

Nah, melalui rakor bersama ini, pihaknya ingin semua pejabat mengawal visi misi, agar tidak gagal. Karena merupakan pertaruhan yang dipertanggungjawabkan. Rencananya, akan dilakukan pemetaan, mengatur strategi, agar semua program kegiatan terlaksana dengan baik.

“Mulai membangun komunikasi se-intens mungkin dengan pengguna anggaran, agar program kegiatan mengarah ke prioritas untuk mewujudkan visi dan misi,” terangnya.

Ia mengakui, persoalan klasik eksekutif adalah sulitnya koordinasi lintas SKPD. Pihaknya sengaja mengagendakan pertemuan dalam skala kecil. Ke depan akan dibuat rakor dengan teknis yang sifatnya
tematik. “Ada persoalan apa, nanti segera diselesaikan,” ujarnya.

Menurut Drajat, rapat tekhnis lebih konkrit untuk menjawab setiap persolan dan kebutuhan. Nanti akan ada penilaian kinerja SKPD. Namun modelnya bukan penilaian model rapor triwulan. Tapi rapor pencapaian visi dan misi untuk mengetahui sampai di mana program prioritas dan bagaimana pencapaiannya.”Nanti akan dibahas di Bappeda. Nanti yang mengevaluasi ya sekda dalam hal ini bupati,” terangnya.

Dari sini nanti bisa terpantau, bagaimana pelaksanaan program. Apakah ada tidaknya penyimpangan dan yang harus dibenahi.

Wakil Bupati Immawan Wahyudi mangatakan, evaluasi terhadap program di masing-masing SKPD terus dilakukan, agar terukur pencapaian kerja secara jelas dan manfaat bisa terasa.(gun/hes)