RADARJOGJA.CO.ID – SLEMAN – Ratusan siswa berdiri berderet di pinggir jalan sepanjang tujuh kilometer sembari bergandengan tangan. Tampak keceriaan di wajah mereka pagi kemarin (11/1). Apa yang mereka lakukan bukannya tanpa sebab. Mereka sedang mendeklarasikan gerakan antikekerasan terhadap anak.

“Mendeklarasikan Kecamatan Berbah Ramah Anak dan Antikekerasan. Bentangan tangan dari ribuan anak dan guru ini mulai dari Lapangan Bercak, Desa Jogotirto hingga Kantor Desa Tegal Tirto,” ungkap Camat Berbah Tina Hastani.

Dijelaskan, keterlibatan para siswa ini merupakan komitmen bersama. Mulai dari siswa PAUD, SD, SMP hingga SMA yang ada di Kecamatan Berbah. Terutama untuk mengikis aksi kekerasan oleh maupun kepada siswa di Jogjakarta.

“Totalnya ada sekitar 7.500 siswa dari 35 sekolah lintas tingkatan. Juga melibatkan orang tua, warga, dan guru,” jelasnya.

Tina menjelaskan, langkah ini sekaligus mendukung visi dan misi Kabupaten Sleman. Salah satunya mewujudkan Kabupaten Ramah dan Layak Anak. Keterlibatan siswa antarsekolah sebagai bukti komitmen yang diawali dari siswa itu sendiri.

Menurutnya, pemerintah, masyarakat, dan sekolah harus memiliki komitmen yang sama terkait penanganan kekerasan oleh dan kepada anak-anak. Itu berkaca pada banyaknya kasus kekerasan yang melibatkan anak-anak di Sleman khususnya.

“Kalau satu pihak saja tentu tidak bisa, sehingga harus sinergi. Gandengan tangan itu ibaratkan satu tekad. Berbah sendiri telah dinobatkan sebagai Kecamatan Ramah Anak sejak tiga tahun berturut-turut,” ujarnya.

Bupati Sleman Sri Purnomo (SP) berharap aksi ini menjadi contoh wilayah lain. Upaya penanganan kekerasan sudah menjadi tanggung jawab bersama. Terutama dalam mewujudkan kondisi yang aman dan nyaman buat anak.

SP sangat mengapresiasi aksi para siswa ini. Terlihat SP mengendarai jeep terbuka dari Lapangan Bercak menuju Kantor Desa Tegal Tirto untuk menyapa para siswa. “Perhatikan pendidikan maupun psikologis anak-anak. Memandang generasi lima hingga 20 tahun ke depan sebagai generasi berkualitas,” katanya.((dwi/ila/ong))