RADARJOGJA.CO.ID – Pimpinan dewan menyoroti kinerja Satgas Berani Hidup bentukan Pemkab Gunungkidul. Meski sudah dibentuk tahun lalu, belum menunjukkan hasil kerja positif.

Ketua DPRD Gunungkidul Suharno mengaku prihatin dengan tingginya angka gantung diri di Bumi Handayani. Pihaknya menilai Satgas Berani Hidup bentukan pemkab belum berjalan efektif.

“Satgas harus kerja keras lagi, sehingga kasus bunuh diri bisa ditekan,” kata Suharno, Kamis (12/1)

Seperti diketahui, kasus gantung diri terjadi lagi di Kecamatan Karangmojo. Kejadian ini membuktikan Satgas Berani Hidup bentukan pemkab belum berfungsi maksimal.

Pelaku sekaligus korban gantung diri Ari Wibowo, 28, ditemukan tewas tergantung di kamar tidur rumah saudaranya, Dwi Kusumawati di Padukuhan Ngrombo 1, Desa Karangmojo.

Kapolsek Karangmojo Kompol Irianto mengungkapkan, korban ditemukan pertama kali oleh Dwi Kusumawati, sesaat setelah bangun tidur. Saksi mendapati kakaknya dalam posisi tergantung di kayu atap rumah menggunakan ikat pinggang yang disambung kain.

Korban diketahui memiliki riwayat sakit menahun. Korban mengalami sakit komplikasi infeksi paru-paru, radang paru-paru, tipes, dan hepatitis. Karena ditinggal istrinya ke Wonogiri tanpa kabar, selama dua bulan terakhir korban dirawat sang adik di rumahnya.”Diduga karena frustasi, korban memilih gantung diri,” kata Irianto.(gun/hes)