RADARJOGJA.CO.ID – BANTUL – Roda perekonomian di Kabupaten Bantul terus bergeliat. Menjamurnya bisnis online dan kemunculan banyak sentra usaha di jalur pariwisata menjadi faktor pendorong.

“Jenis usahanya bervariatif. Mulai kerajinan, makanan, hingga industri olahan,” ungkap Kepala Dinas Perindustrian, UMKM, dan Koperasi (Disperumkop) Bantul Sulistyanta, Rabu (11/1).

Sulis, sapaannya, melihat tren pertumbuhan ekonomi sejak beberapa tahun terakhir. Massifnya penggunaan internet belakangan ini mampu mendorong pertumbuhan bisnis online hingga 30 persen dalam dua tahun terakhir. Tak sedikit pelaku usaha mikro kecil dan menengah yang mulai melirik situs online sebagai sarana promosi.

“Pangsa pasarnya juga lebih luas. Hingga ke mancanegara,” ucapnya.

Atas dasar itu, Sulis berniat menggenjot pelatihan pemanfaat an internet kepada seluruh pelaku UMKM. Juga, menjalin kerjasama dengan provider penyedia jasa internet. Agar seluruh pelaku usaha kecil dapat memasarkan produk mereka secara lebih luas.

“Dengan menggagas kampung digital,”ujarnya.

Sulis merinci, sedikitnya ada 32 ribu pelaku UMKM di Bumi Projotamansari. Jumlah itu tertinggi dibanding kabupaten/kota di DIJ lainnya. Dia optimistis,jumlah pengusaha kecil di Bantul bakal terus bertambah. Menyusul makin maraknya objek pariwisata.

“Di pinggir Jalan Parangtritis dan Imogiri Barat paling kentara pertumbuhannya,” kata Sulis. (zam/yog/mar)