RADARJOGJA.CO.ID – Pemkab Magelang didorong untuk segera mengisi jabatan kosong di satuan kerja perangkat daerah. Saat ini, beberapa SKPD di lingkungan Pemkab Magelang kosong dan ada yang dijabat oleh pelaksana tugas (plt), seperti Sekda, dan jabatan lainnya. Kondisi kekosongan ini sudah berlangsung beberapa tahun silam.

“Pemerintah Kabupaten Magelang perlu segera memproses lelang jabatan di jajarannya. Ini untuk upaya reformasi birokrasi,” kata Koordinator Gerakan Masyarakat untuk Transparansi dan Kebijakan (Gemasika) Magelang Iwan Hermawan.

Sebelumnya, Bupati Magelang Zaenal Arifin melantik sebanyak 24 orang Pejabat Eselon II setingkat Kepala Dinas dan Kepala Badan, 150 orang pejabat eselon III setingkat Sekretaris Dinas, Kepala Bagian dan Camat, serta 405 orang pejabat eselon IV. Pelantikan itu sesuai amanat dan ketentuan yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 18 tahun 2016 tentang perangkat daerah. Sayangnya, masih ada jabatan yang mengalami kekosongan.

“Pemkab perlu melakukan analisis jabatan apa yang dibutuhkan. Dengan demikian roda pemerintahan bisa berjalan maksimal,” tutur Iwan.

Sementara itu, Pemkab Magelang mengagendakan pengisian pejabat definitif yang kini masih kosong, pada awal 2017 ini. Rencana tersebut sejauh ini sudah mulai dilaksanakan dengan menyediakan anggaran yang diatur dalam Peraturan Kepala Daerah (Perkada).

“Di anggaran perkada sudah kita siapkan untuk penataan personel, ya dalam rangka itu (pengisian pejabat definitif),” ungkap Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kabupaten Magelang Erie Sudewo.

Dia menyebutkan, sesuai dengan mekanisme dan ketentuan yang berlaku, pengisian pejabat definitif setingkat eselon II dilakukan melalui mekanisme seleksi secara terbuka. Pejabat akan mengikuti seleksi kompetitif bersama dengan yang lain sepanjang mereka memenuhi persyaratan kompetensi dan catatan lain yang ditentukan oleh ketentuan yang berlaku

“Satu-satunya pintu untuk pejabat eselon III naik kelas menjadi eselon II adalah melalui seleksi terbuka,” jelasnya.

Menurutnya, seleksi terbuka akan segera dilaksanakan pada awal 2017 ini jika telah mengantongi izin dari Bupati Magelang. Dengan demikian, nantinya ada langkah-langkah lebih lanjut, dalam mengisi pejabat definitif pada organisasi perangkat daerah (OPD) baru

“Ya mudah-mudahan, pada kesempatan bertemu dengan Bupati Magelang akan segera diizinkan,” tandasnya. (ady/dem)