RADARJOGJA.CO.ID – Empat tahun terakhir, Jalan Brigjen Katamso Purworejo yang masuk wilayah Kelurahan Pangenrejo dan Kelurahan Pangenjurutengah mulai menggeliat. Keberadaan PKU Muhammadiyah mendorong pertumbuhan kawasan perekonomian di kawasan tersebut.

Ada belasan rumah makan maupun warung yang menawarkan sajian baik makanan berat maupun ringan. Akan semakin semarak jika mendatangi kawasan di sebelah selatan Purworejo menuju Jogjakarta ini, di waktu sore hingga malam hari.

Perpaduan usaha permanen dan pedagang kaki lima semakin memanjakan masyarakat dengan pilihan hati. Soal harga, disesuaikan dengan keinginan dan ketersediaan isi dompet.

Cepatnya pertumbuhan kawasan yang memiliki panjang sekitar 3 kilometer itu dikarenakan luasnya jalan yang ada. Dengan keleluasaan lahan menjadikan sisa badan jalan bisa dimanfaatkan untuk parkir kendaraan tanpa mengganggu lalu lalang kendaraan yang lewat.

“Ada belasan rumah makan dengan taraf baik, juga warung-warung makan berukuran sedang yang tumbuh di kawasan ini. Banyak manfaat yang bisa dipetik oleh masyarakat,” kata Kepala Kelurahan Pangenrejo, Rubino.

Tidak ada resep khusus untuk mendatangkan pengusaha kuliner atau pengusaha lainnya memanfaatkan jalan tersebut. Diakuinya, hal itu dipicu adanya PKU Muhammadiyah yang belakangan ini terhenti operasionalnya karena masalah perijinan.

“Adanya PKU membuat kawasan jalan ini hidup. Banyak orang yang melirik kawasan ini untuk usaha. Sampai sekarang masih berlanjut, berarti usaha mereka berkembang,” tuturnya.

Selain adanya pusat kuliner, banyak usaha lain yang berkembang antara lain lembaga pembiayaan, perkantoran maupun usaha lainnya. Kondisi ini menjadikan banyak kebutuhan muncul dan dimanfaatkan masyarakat membuka usaha warung ataupun kos-kosan.

“Tidak hanya di jalan utama, perkembangan juga masuk ke dalam karena banyak pekerja yang ngekos. Disitu juga muncul kebutuhan dan menjadi peluang usaha baru bagi warga,” katanya.

Rubino mengaku senang jika kini wilayah yang dipimpinnya memberikan pemasukan bagi pemerintah daerah dari sektor pajak ataupun parkir. Hanya pihaknya berharap hal itu bisa ditindaklanjuti oleh Pemkab.

“Andaikan kawasan ini dipercantik misal menata trotoar atau membikin pohon pengayom dengan hiasan khusus, pastinya bisa makin menarik,” tandas Rubino yang memimpin Pangenrejo tiga tahun terakhir ini. (udi/dem)