RADARJOGJA.CO.ID – Warga mengkhawatir, jika penambangan Bahan Galian C liar di kawasan Gunung Merapi yang masuk wilayah Kabupaten Magelang terus dibiarkan, maka kerusakan alam akan semakin parah. Kondisi ini sebaiknya segera mendapat perhatian dari pihak yang terkait. Apalagi sudah ada pola yang jelas dalam kegiatan illegal tersebut

“Biasanya penambangan berlangsung pada malam hari, mulai pukul 21.00 sampai menjelang subuh,”kata warga sekitar Gunung Merapi bernama Khanapi.

Menurut dia, ada aktifitas penambangan liat yang dilakukan sekelompok orang di Desa Kapuhan, Kecamatan Sawangan. Aktivitas ini tidak baru saja munncul, tapi sudah beberapa bulan terakhir. Perusakan alam ini bisa juga mengancam lahan pertanian penduduk sekitar.

“Saluran irigasi untuk petani bisa kering. Mereka nanti yang kerepotan jika saat mengolah lahan pertaniannya,” tuturnya

Ia pun berharap kondisi ini bisa segera mendapat perhatian. Aparat yang berwenang bisa turun ke lokasi dan menindak sesuai aturan yang berlaku. Apalagi penambangan tersebut menggunakan alat berat

“Truk bermuatan pasir kalau malam hari ramai. Indikasinya penambangan ini menggunakan alat berat, ndak mungkin dengan cara manual,” ungkapnya.

Seperti diketahui, tidak hanya di Kecamatan Sawangan, penambangan ilegal menggunakan alat berat juga disinyalir berlangsung di Kecamatan Srumbung. Bahkan, di kawasan Jengglik Desa Ngablak, Kecamatan Srumbung penambangan diduga juga mengancam sabodam di Bantaran Kali Putih, yang berhulu di Merapi.

Harus Ada Tindakan, Aktivitas Penambangan Dekat Sabo Dam