RADARJOGJA.CO.ID–Bantuan bagi para korban banjir yang melanda Kabupaten dan Kota Bima, Nusa Tenggara Barat Desember lalu masih terus diupayakan. JNE yang telah lebih dari 26 tahun menjadi bagian dari masyarakat di nusantara, ikut terlibat dalam bencana yang mengakibatkan lima kecamatan terendam banjir setinggi dua meter. JNE bahu membahu dengan Muslimah Mahasiswa Pecinta Islam (MMPI) Surakarta yang melakukan gerakan bernama “Bima Memanggilmu”.
Penggalangan donasi telah dilakukan sejak 27 Desember 2016 sampai dengan saat ini. JNE yang memiliki kapabilitas dalam pengiriman ekspres dan logistik, bertindak sebagai pendistribusi seluruh bantuan tersebut. Bahkan dalam persiapan pengiriman ternyata banyak karyawan JNE Solo yang turut berpartisipasi memberikan bantuan sehingga total bantuan yang terkumpul seberat 402 kg.
Bantuan diserahkan oleh perwakilan MMPI kepada JNE pada Jumat (6/1) lalu di Kantor JNE Solo, Jalan Laksda Adi Sucipto No. 29, Colomadu, Blulukan, Karanganyar. Branch Manager JNE Solo, Bambang Widiatmoko, yang menerima secara langsung bantuan untuk dikirim ke Bima tersebut,

“Saya mengapresiasi misi kemanusiaan yang diprakarsai adik-adik MMPI Surakarta, hal ini menunjukkan kesetiakawanan sosial tidak terbatas pada jarak, niat mulia mereka harus kita dukung,” kata Bambang.

Sementara itu, Mohammad Feriadi selaku Direktur Utama JNE menyampaikan rasa keprihatinan sangat mendalam atas bencana tersebut.

“Atas nama seluruh manajemen JNE, kami menyampaikan rasa keprihatinan sangat mendalam dan kami berharap kerjasama pengiriman bantuan ini dapat meringankan beban serta kehilangan yang dialami para korban, ujarnya.

Menurut Lutfi Rismahani, Ketua MMPI Surakarta, total bantuan yang dikirimkan melalui JNE terdiri dari pakaian untuk anak maupun dewasa, mukena, selimut dan sarung. Bantuan tersebut akan ditujukan ke salah satu Posko di Kecamatan Rasanae Barat, Bima, NTB.
“Kami dari muslimah mahasiswa pecinta Islam mengucapkan terima kasih kepada JNE yang telah membantu aksi kemanusiaan yang kami adakan. Kepada masyarakat Bima, semoga teman-teman bisa mengambil hikmah dibalik bencana yg Allah turunkan, dan semoga kesabaran mau pun ketabahan masyarakat Bima dapat menjadi bekal di akhirat nanti”, ungkap Lutfi.

Pada Oktober tahun 2016 lalu, JNE juga berperan aktif membantu penyaluran bantuan bagi korban banjir di Garut dan longsor Sumedang. Sesuai dengan tagline JNE yaitu connecting happiness, kepedulian bagi sesama juga merupakan perhatian khusus bagi JNE sebagai bagian dari kegiatan CSR.(dem/hes)