RADARJOGJA.CO.ID – SLEMAN – Bupati Sleman Sri Purnomo (SP) mengapresiasi ketegasan Kepala Desa Umbulharjo Suyatmi yang berinisiatif menyita lima kunci backhoe milik penambang liar di wilayahnya.

Menurut SP, tindakan Suyatmi sudah tepat. Sebagai langkah penertiban.

Sebagai pengampu wilayah, kata SP, kades berhak menegur penambang. Apalagi penambang menyasar kawasan resapan air. “Sudah pasti itu (penambangan) menyalahi aturan karena tidak punya izin,” ujarnya kemarin (10/1).

SP menegaskan, kewenangan pengawasan dan penegakan kasus penambangan liar ada di Pemprov DIJ. Inilah yang menurutnya menjadi celah bagi para penambang. Sebab, pemprov tak bisa melakukan penertiban secara langsung karena lemahnya pengawasan.

Karena itu, Pemkab Sleman berencana menyusun regulasi dalam bentuk peraturan bupati. Yang mengatur penanganan penambangan di kawasan Gunung Merapi. “Supaya ke depan kami siap jika diberi kewenangan untuk menertibkan penambangan,” katanya.

Camat Cangkringan Edi Harmana mengakui, banyak aduan masyarakat mengenai penambangan liar. Namun, laporan tersebut belum direspons oleh instansi yang memiliki tupoksi penindakan. Padahal, aktivitas penambangan terus berlangsung. Bahkan memakan area semakin luas.(dwi/ong)