RADARJOGJA.CO.ID – JOGJA – Kompetisi Divisi Utama 2017 mengalami perubahan regulasi yang cukup mendasar. Jika sebelumnya mengenai pembatasan usia pemain, mengenai pembagian grup juga mengalami perubahan. Dari kabar terakhir, sekitar 60 tim di kasta kedua sepak bola Indonesia itu akan dibagi dalam tiga zona, yaitu timur, tengah, dan barat.

Hal itu tentu saja membuat tim-tim Divisi Utama mulai memikirkan mengenai budget yang akan dikeluarkan selama mengarungi kompetisi. PSIM Jogja misalnya. Mereka sebelumnya berasumsi bahwa anggaran yang diperlukan selama satu musim mencapai Rp 3 miliar.

Anggaran global tersebut mengacu pada ISC-B dan kompetisi musim-musim sebelumnya yang membagi tim ke beberapa grup yang lebih banyak. Namun, dengan informasi bahwa hanya akan ada tiga grup, kebutuhan tim juga akan bertambah.

Sebab jika misalnya dibagi dalam 8 grup, setiap grup akan terdapat sekitar 7 tim. Biasanya, penentuan tim juga mempertimbangkan faktor kondisi geografis. Namun dengan hanya 20 tim di tiap zona, jumlah pertandingan juga lebih banyak dan biaya perjalanan juga semakin besar.

Sekretaris Umum PSIM Jogja Jarot Sri Kastawa mengatakan, dengan kondisi tersebut, anggaran Rp 3 miliar tentunya tidak akan cukup. “Besar kemungkinan akan bertambah,” ujarnya, kemarin (10/1).

Tak hanya itu, kompetisi musim depan juga akan sangat keras dan berat bagi semua tim. Sebab PSSI mengumumkan akan memangkas tim-tim di Divisi Utama menjadi hanya 24 tim saja di 2018. Artinya dari 60an tim tersebut, sekitar lebih dari separuhnya dipaksa harus turun kasta jika tidak mampu bertahan. Sedikit saja tergelincir dan tidak bisa bersaing, maka akan terdegradasi ke Liga Nusantara. “Jelas menjadi ancaman semua tim. Bahkan bisa jadi kuota promosi ke ISL yang hanya tiga klub, sedikit yang menargetkan. Yang utama adalah bisa bertahan dulu di Divisi Utama dan tidak terdegradasi,” ungkapnya.

Karena itu, manajemen PSIM Jogja melakukan pembahasan mengenai hal tersebut. Mulai dari budgeting musim depan, persiapan skuad dan penentuan nakhoda tim. “Kami akan serius mempersiapkan tim untuk musim 2017,” tandasnya. (riz/din/ong)