RADARJOGJA.CO.ID – BANTUL Polemik penempatan camat Pajangan, Bantul, yang mengalami penolakan warga akhirnya tuntas. Bupati Suharsono memutus kesepakatan dengan win-win solution.

Dari pertemuan tertutup dengan sejumlah tokoh masyarakat Pajangan dan pimpinan fraksi DPRD, Senin (9/1) diputuskan, Camat Pajangan Yulius Suharta dilukir dengan Camat Bambanglipuro. Salah seorang perwakilan warga Pajangan, Sapta Sarosa mengaku sempat ada tarik ulur dalam penentuan jadwal pelantikan calon pengganti Yulius.

Menurut bekas lurah Sendangsari Pajangan ini, bupati sempat menawarkan pergantian camat Pajangan paling cepat per 1 April. Itu mengingat reposisi jabatan terhitung belum ada sebulan. Sebagaimana diketahui, pengangkatan Yulius sebagai camat Pajangan bersama dengan penataan organisasi perangkat daerah (OPD) baru pada akhir Desember 2016.

“Namun tawaran kami tolak. Masyarakat Pajangan tetap meminta pergantian dilakukan secepatnya. Jadi, pak bupati meminta waktu untuk membenahi,” ucapnya usai audiensi yang digelar di ruang kerja bupati.

Dalam pembicaraan terakhir, lanjut Sapta, disepakati proses pergantian Yulius dengan Alwi dibatasi akhir bulan ini. Namun, serah terima jabatan disepakati hari ini dan tanpa seremonial. Itu bertujuan menjaga kondusivitas masyarakat.

“Di poin kesimpulan kami minta (reposisi) maksimal 1 Februari. Dan juga disetujui. Pak bupati manut pokoke apike pie,” beber politisi Partai NasDem ini.

Terlepas dari itu, Sapta kembali menegaskan, permintaan warga murni demi menjaga situasi dan kondisi nyaman wilayah Pajangan. Dia mengklaim, hal itu bukan atas dasar sentimen keagamaan, etnis, atau sejenisnya (SARA).

Suharsono membenarkan mengenai hasil pertemuan ini. Menurutnya, pergantian dapat dilakukan paling cepat bulan Februari. “Besok siang saya diskusikan lagi dengan teman-teman satuan kerja perangkat daerah (SKPD),” ujarnya.

Orang nomor satu Bumi Projotamansari itu juga mengiyakan bahwa ke depan Yulius ditempatkan sebagai camat Bambanglipuro.

Seperti diberitakan, belasan tokoh masyarakat Pajangan menggeruduk kantor DPRD Bantul Jum’at (6/1). Mereka mendesak bupati Bantul segera mengganti Yulius Suharta dari jabatan camat Pajangan, meskipun dia baru sepekan dilantik. Mereka beralasan, bekas wakil direktur keuangan RSUD Panembahan Senopati tersebut dianggap tidak mewakili karakteristik masyarakat Pajangan. (zam/yog/mar)