RADARJOGJA.CO.ID –Jumlah warga penerima program keluarga harapan (PKH) dipastikan meningkat dibanding tahun lalu. Pemkab Gunungkidul mengklaim, lonjakan terjadi karena kriteria penerima berubah.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Gunungkidul Siwi Iriyanti mengatakan, telah melakukan validasi sebanyak 61 ribu keluarga penerima PKH. Jumlah tersebut mengalami peningkatan dibanding tahun lalu. Yaitu, sebanyak 55. 365 atau ada tambahan 5.635 keluarga.

“Jumlah penerima PKH tahun meningkat menjadi 61 ribu. Ini tidak bisa diartikan, warga miskin di Gunungkidul bertambah,” kata Siwi Iriayanti saat ditemui di sela penyerahan dana PKH tahap ke 4 tahun anggaran 2016 di Bangsal Sewokoprojo Wonosari, Senin (9/1).

Ia mengilustrasikan, penghasilan warga dulu per hari Rp 2000. Sekarang berpenghasilan menjadi Rp 4 ribu per hari. Itu yang menjadi patokan pemerintah untuk menentukan kriteria calon penerima.

“Pemerintah pusat memiliki kriteria tersendiri dalam menentukan penerima PKH,” katanya.

Pihaknya tidak kaget jika jumlah penerima PKH meningkat cukup banyak. Dari 23.500 warga penerima menjadi 55. 365 di 2016. Sementara dana yang dikucurkan sebesar Rp 14.924.281.785. Penyalurannya dibagikan melalui 13 kantor pos, mulai 9 hingga 20 Januari 2017.

Menurut Siwi, besaran nominal PKH disesuaikan penerima sasaran. Satu keluarga dengan satu anak SMA memperoleh bantuan Rp 1 juta per tahun. Kemudian balita Rp 3 juta diberikan dalam empat tahap. Untuk keluarga yang memiliki anak usia SD akan mendapat bantuan Rp 450 ribu per tahun.

Bupati Gunungkidul Badingah mengatakan, program PKH dalam jangka pendek diharapkan mengurangi beban rumah tangga kurang mampu. Kemudian target jangka panjang bisa memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi.

“Generasi berikutnya dapat keluar dari perangkap kemiskinan, kecuali kriteria penerima manula,” kata Badingah.

Untuk mengawal program PKH agar tepat sasaran, kinerja pendamping program ditingkatkan. Sehingga penerima program tersebut bisa sampai pada mereka yang membutuhkan.

Di bagian lain, Yulianti, penerima warga Semanu mengaku senang menerima bantuan program PKH. Uang tersebut akan digunakan untuk membiayai kebutuhan anak agar mampu meraih pendidikan tinggi.(gun/hes)