RADARJOGJA.CO.ID – Perubahan organisasi perangkat daerah (OPD) belum diikuti kelengkapan perkantoran. Hingga kini, ada empat pejabat di satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang masih”lontang lantung” belum memiliki kantor. Beberapa dinas belum memiliki kantor. Antara lain, dinas kebudayaan, dinas pertahanan dan tata ruang, dinas komunikasi dan informatika, dan dinas sosial. Jika tidak segera disikapi, fungsi pelayanan bisa terganggu.

Bupati Gunungkidul Badingah masih melakukan inventarisasi terhadap semua dinas, sehingga bisa mendapatkan kantor. Untuk mempercepat proses tersebut, ia minta Sekda Drajat Ruswandono segera menindaklanjuti. “Saya minta secepatnya dibereskan,” kata Badingah, Senin (9/1).

Sementara itu, Sekda Gunungkidul Drajat Ruswandono mengaku siap menindaklanjuti perintah bupati. Namun, ia tidak berani menetapkan batas waktu kapan beres. Karena masih dikoordinasikan dengan pihak terkait. “Semoga dalam dua minggu ke depan selesai. Mudah-mudahan bisa lebih cepat lagi,” kata Drajat Ruswandono.

Pejabat pengganti Supartono ini mengatakan, tengah melakukan koordinasi dengan SKPD yang bersangkutan. Diharapkan melalui komunikasi tersebut, proses penataan urusan perkantoran bisa rampung dalam waktu dekat.

“Sebagai orang baru, saya memang masih butuh belajar. Untuk masalah ini (kantor SKPD baru) menjadi hal yang harus segera dirampungkan,” ucap mantan Sekretaris DPRD DIJ ini.(gun/hes)