RADARJOGJA.CO.ID –Warga yang tinggal di zona berbahaya akhirnya direlokasi. Mereka dipindah ke lokasi lebih aman untuk menghindari kemungkinan terburuk. Langkah ini terpaksa dilakukan mengingat masih ada ancaman bencana susulan.

Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul memberikan bantuan stimulan pada dua rumah yang direlokasi, karena terancam tanah longsor di Dusun Klalar, Sumberjo, Ponjong.

“Kami melakukan relokasi atau pemindahan dua rumah milik Kamsio dan Wastoyo. Mereka dipindah ke lokasi yang aman berjarak 300 meter dari lokasi semula,” kata Budhi Harjo, Senin (9/1).

Ia meneruskan, kedua rumah tersebut memang tepat di bawah tebing yang tanahnya terus bergerak. Selain mengancam kedua rumah tersebut, potensi longsoran bisa memutus jalan desa Sumberjo, jalur penghubung antarpadukuhan.

“Bencana longsor di sini terjadi pada awal Desember 2016. Pemindahan rumah terpaksa dilakukan, mengingat kondisinya sudah tak memungkinkan ditinggali. Tanah di atasnya bergerak turun,” ujarnya.

Lantaran anggaran minim, BPBD Gunungkidul hanya memberikan bantuan stimulan berupa bahan bangunan. Seperti pasir, semen, dan triplek. Nanti, penanganan lebih lanjut, BPBD Gunungkidul berkoordinasi dengan BPBD DIJ.

“Semoga BPBD Provinsi DIJ bisa memberikan bantuan, sehingga bisa dibangun rumah permanen,” ucapnya.

Lebih jauh dikatakan, upaya perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana selama Desember 2016 sudah dilakukan. Yakni, jembatan gantung Jeruklegi dan talud jalan di Panggang.(gun/hes)