Pengunjung yang datang pun tidak butuh merogoh kocek terlalu dalam, hanya dengan membayar Rp 3.000 saja untuk kendaraan roda dua Rp 5.000 untuk kendaraan roda empat. Harga tersebut sudah termasuk harga tiket masuk. Biasanya pengunjung mengambil momen yang tepat untuk berfoto, yaitu saat pagi hari ketika masih diselimuti kabut dan pada saat matahari terbenam.

Salah satu pengunjung dari Giwangan Handoko mengaku sudah enam kali datang ke Jurang Tembelan. Selain pemandangan yang asri dan udara yang sejuk, dia juga dapat mengabadikan momen pagi hari. Walaupun Handoko harus bersabar untuk mengantre foto setiap kali dia datang ke lokasi tersebut. “Seringnya kalau ke sini pagi hari, pas masih ada kabut jadi bagus untuk berfoto,” tandasnya.

Rata-rata spot yang digunakan untuk berfoto tersebut terbuat dari bambu, oleh karena itu batas maksimal pengunjung yang dapat naik hanya dua orang saja. Lantaran material bambu yang tidak bertahan lama, pengelola harus sering-sering melakukan pengawasan di titik-titik tersebut untuk meminimalkan terjadinya kecelakaan. (ita/ila/ong)