RADARJOGJA.CO.ID – Tidak bisa dipungkiri, kehadiran band indie di Indonesia makin diminati kalangan muda. Dibalik kesuksesan itu, ada peran label indie yang cukup signifikan. Terbukti, dengan derasnya berbagai acara gigs indie yang berskala festival. Label indie juga ikut tumbuh mencari band baru di berbagai kota.

Zetizen Radar Jogja edisi 9 Januari 2017 memuat tiga tertinggi indie label yang diketahui respondennya. Menariknya,nama Lokananta Solo masuk tiga besar pilihan responden yang terdiri dari 72 persen anak SMA dan 62 persen berjenis kelamin cewek. Posisi tertinggi diraih Anoa Records Jakarta dengan 31 persen dan Radioactive-Force Surabaya 20 persen.

1. Anoa Records (Jakarta)
Anoa Records juga berperan cukup penting dalam mengorbitkan artisnya. Mereka menyeleksi talent, menyediakan studio untuk recording, memproduksi rilisan, pendistribusian hingga menjalani tur ke beberapa kota. Standar atau syarat band seperti apa yang dapat merilis album di bawah label Anoa Records, Peter Walandouw mengatakan alasan yang cukup simple.
If we believe in something we hear, it’s better to record it,” ujar salah satu pemilik Anoa Records.

Untuk masalah distribusi dan promosi, Peter sadar bahwa sosial media menjadi langkah alternatif yang paling efisien. Promosi album dan penyelenggaran gigs mereka update di sana. Tak hanya itu, Anoa Records juga sering memanfatkan platform distribusi audio versi online sejenis Soundcloud untuk mengenalkan karyanya.

Begitu peminat antusias membeli rilisan fisik, Peter dan kawan-kawan justru kelimpungan. Sebab, album yang dirilis Anoa Records sengaja dicetak terbatas.

“Bukan karena alasan sok eksklusif atau gimana sih, gara-garanya ya modal kami kan minim, hehehe,” curhat Peter.