RADARJOGJA.CO.ID – KULONPROGO-Pasangan Hasto Wardoyo – Sutedjo (Hasto-Tedjo) tidak cukup hanya menang jika ingin kembali menjadi nakhoda Bumi Binangun untuk kedua kalinya. Tetapi, calon petahana itu harus menang besar (mutlak). Semua itu akan terwujud jika seluruh kader dan simpatisan PDI Perjuangan solid dan melakukan kerja nyata dan kerja keras di lapangan.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi, DPP PDI Perjuangan Idham Samawi saat memberi pengarahan dan strategi pemenangan Pilkada Kulonprogo di Balai Desa Sendangsari, Pengasih, Sabtu (7/1).

Turut hadir seluruh pengurus partai berlambang banteng moncong putih. Di antaranya, DPD PDI Perjuangan DIJ, DPC Kulonprogo, anggota fraksi DPRD Kulonprogo, serta PAC se-Kulonprogo.

Hadir pula seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD DIJ yang mengampu Pilkada Kulonprogo. Juga anggota Fraksi DPRD Sleman, Bantul, dan Gunung Kidul. “Kalau bisa menang besar kenapa harus menang kecil,” kata Idham.

Menurutnya, satu kali kampanye terbuka dan dialog harus dimaksimalkan. Idham meminta semua kader dan simpatisan partai pengusung dan pendukung optimistis menang. Terlebih calon yang diusung (Hasto Wardoyo) telah memberi bukti dan memiliki kompetensi yang sudah diakui nasional.

“Kualifikasi Pak Hasto itu sudah nasional. Namun beliau kenceng ingin menyelesaikan pembangunan Kulonprogo karena kecintaannya pada daerah ini. Semua kader harus mendukung penuh cita-cita mulia beliau. Hasto-Tedjo harus menang besar dalam Pilkada 2017,” tegas bekas bupati Bantul itu.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kulonprogo, Sudarto menyampaikan, untuk meraih kemenangan mutlak pilkada, anggota fraksi di DPRD akan turun membantu menambah kekuatan kader di lapangan. “Harus bisa memanfaatkan masa reses. Untuk jaring aspirasi dan penguatan kader,” katanya.

Sementara paslon Zuhadmono Ashari – BRAy Iriani Pramastuti juga bergerilya untuk meraih dukungan dalam pilkada 15 Februari mendatang. Sabtu (7/1), paslon nomor urut 1 ini menghadiri pengajian di Pondok Pesantren Al Falah Kompleks Masjid Baiturohman, Ngaliyan, Ngargosari, Samigaluh. Malamnya, mereka menghadiri pentas ketoprak di Balai Desa Tayuban, Panjatan. (tom/yog/ong)