Mengaku Gudeg, Ternyata Hewan

RADARJOGJA.CO.ID – SLEMAN – Bandara Internasional Adisutjipto kemarin (7/1) kembali menggagalkan upaya penyeludupan satwa ke luar negeri (LN). Puluhan satwa dari berbagai jenis itu rencananya dibawa menuju Bangkok oleh kedua pelaku warga Magelang, VY dan YF.

Dari informasi yang dihimpun, kedua pelaku menggunakan pesawat Air Asia QZ 7557 yang akan berangkat pukul 12.15 WIB. Sebelum menuju Bangkok, pesawat terlebih dahulu transit di Jakarta.

Keduanya diamankan setelah petugas aviation securty yang bertugas di screening check point II Terminal B Adisutjipto mencurigai sebuah pembungkus gudeg yang dibawa. Kepada petugas, awalnya pelaku mengaku bungkusan itu berisi gudeg.

“Setelah dicek ternyata berisi satwa,” jelas General Manager Bandara Internasional Adisutjipto Agus Pandu Purnama.

Di dalam bungkusan itu petugas mengamankan sejumlah satwa seperti biawak 20 ekor, kadal (10), kura-kura (20), kodok (10) dan ular 5 ekor.

Atas hasil temuan itu, pihak bandara kemudian menyerahkan ke Balai Karantina Pertanian Kelas II Jogjakarta untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Dari pihak Humas Angkasa Pura I Bandara Adisutjipto menjelaskan, pihak karantina kini telah melaporkan ke Polda DIJ terkait kedua pelaku. Pihak bandara belum bisa memberikan penjelasan perihal keberadaan hewan itu.

Sementara itu, Kapentak Lanud Adisutjipto Mayor Sus Giyanto mengatakan, kasus penyelundupan satwa kerap kali terjadi di bandara. Namun, upaya-upaya penyelundupan satwa tanpa surat izin itu juga sering digagalkan.

“Kami dari satuan pengamanan dan intel pasti memonitor. Siapa pun pelakunya kami yakini akan tertangkap,” jelas perwira menengah TNI AU ini. (bhn/laz/ong)