RADARJOGJA.CO.ID – Wakil rakyat Gunungkidul mengagendakan pemanggilan pada pejabat RSUD Wonosari. Rencananya, pemanggilan akan dilakukan minggu depan. Tepatnya Selasa (10/1). Ada sejumlah isu penting yang akan diklarifikasi para anggota dewan.

Anggota Komisi D DPRD Gunungkidul Imam Taufik mengatakan, salah satu isu penting yang menjadi pembahasan adalah soal penerimaantenaga harian lepas (THL). Ia bersama anggota Komisi D lainnya ingin minta jawaban langsung dari pejabat RSUD. “Kami juga akan klarifikasi terkait pembangunan gedung baru di RSUD,” kata Imam Taufik.

Hanya, politisi PKS ini belum mau menjelaskan secara rinci materi klarifikasi yang nanti ditanyakan pada managemen RSUD. Imam menggaris bawahi, materinya seputar penerimaan THL dan pembangunan gedung baru adalah bangsal rawat inap, instalasi gawat darurat (IGD) dan radiologi. “Seputar itu,” ucapnya.

Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) RSUD Wonosari Aris Suryanto saat dikonfirmasi soal pemanggilan anggota dewan mengaku belum tahu. Hingga Kamis (5/1) belum ada surat masuk. “Tidak ada pemanggilan dari komisi,” ungkap Aris Suryanto.
Aris melanjutkan, prinsipnya managemen RSUD siap memenuhi panggilan. Apalagi terkait dengan THL maupun pembangunan gedung baru. Pejabat rumah sakit pelat merah ini berjanji datang untuk memberikan keterangan.

“Justru momen itu (pemanggilan) yang saya tunggu agar bisa menjelaskan secara utuh,” tegasnya.

Soal pembanguna tiga gedung baru, lanjut Aris, semua proyek sudah selesai. Sekarang masa pemeliharaan sampai dengan 6 bulan ke depan.Akan tetapi dari sisi fungsi, yang siap digunakan baru dua gedung. “Masing-masing, gedung radiologi dan bangsal kelas II. Kalau yang IGDmemang pembangunannya dilakukan dalam dua tahap,” katanya.

Untuk pengangkatan THL, akhir Desember 2016 RSUD membenarkan telah menerima pendaftaran tenaga baru. Proses pendaftaran sendiri, tahap awal hingga seleksi diklaim sudah sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan.(gun/hes)