RADARJOGJA.CO.ID – JOGJA – Gelandang serang muda berbakat M. Juni Riadi dipastikan tidak akan memperkuat skuad Laskar Mataram- julukan PSIM Jogja musim depan. Itu terjadi setelah Juni menyepakati kerja sama dengan PSIS Semarang selama satu musim.

Ya, berbeda dengan klub-klub di DIJ, PSIS Semarang memang jauh hari telah serius mempersiapkan tim. Setelah bulan lalu mendatangkan coach Subangkit sebagai arsitek tim, manajemen juga langsung memagari pemain pilarnya dengan perpanjangan kontrak. Termasuk dengan segera mencari pemain baru untuk melengkapi skuad.

Sebelum Juni, PSIS juga telah mendaratkan gelandang jangkar Persiba Bantul Saddam Sudama Hendra ke Stadion Jati Diri, markas PSIS Semarang.Langkah cepat itu yang tidak banyak dilakukan tiga klub DIJ yang sama-sama akan bermain di Divisi Utama 2017 Maret mendatang.

Gerak cepat dan keseriusan manajemen PSIS mempersiapkan tim itulah, salah satunya yang menjadi alasan Juni menerima pinangan Mahesa Jenar- julukan PSIS. “Kontrak resminya belum karena harus menunggu form dari PSSI. Tapi sudah ada kesepakatan dan tanda tangan pra kontrak dengan manajemen PSIS,” ujar Juni, kemarin (5/1).

Salah satu pemain andalan Erwan Hendarwanto di lini tengah itu mengungkapkan, sebelumnya ada beberapa tawaran yang masuk kepadanya. Namun dari manajemen PSIS menurutnya cukup serius dalam membentuk tim untuk musim depan. Hasil ISC-B musim lalu yang hanya menempatkan laju PSIS hanya sampai babak 16 besar menjadi pelajaran berharga bagi tim.

“Saya lihat manajemen PSISpaling serius dan cepat dalam menghubungi pemain. Karena itu saya tidak berlama-lama memikirkan lagi. Makin cepat berlatih tentu persiapan tim akan lebih bagus,” beber pemain yang tampil ciamik saat mencetak dua gol ketika PSIM berujicoba dengan Timnas Indonesia U-19 Agustus tahun lalu itu.

Mengenai hengkangnya Juni ke PSIS, pihak PSIM Jogja tidak terlalu merisaukannya.Sekretaris Umum PSIM Jogja Jarot Sri Kastawa mengatakan, akan ada banyak pemain muda berbakat lainnya yang akan mengisi posisinya di skuad Parang Biru musim depan. Menurutnya, pemain silih berganti datang dan pergi dari klub itu biasa. Tapi PSIM tidak pernah kekurangan pemain muda berkualitas hasil pembinaan di klub internal. “Kami juga dalam waktu dekat akan mulai persiapan membentuk tim Divisi Utama 2017,” tuturnya. (riz/din/ong)