RADARJOGJA.CO.ID – Bijak menggunakan media sosial (medsos). Kalimat tersebut seharusnya bisa menjadi pedoman bagi anak muda untuk bermain medsos. Sebab, jika tak bijak, bisa-bisa seperti yang dialami 10 siswi di Sleman.

Karena iming-iming model, mereka menjadi korban kebejatan dari Surya Risdianto, 24, warga Sariharjo, Ngaglik, Sleman. Ia memaksa 10 siswa itu untuk melayani nafsunya.

Modus Surya, memberi iming-iming untuk menjadi model bagi followernya. Pemilik akun ykstudent itu, mengirimkan direct message (DM) ke calon korban. “Modusnya mencari model dengan bayaran cukup besar melalui direct message (DM) kepada pengikutnya,” jelas Kapolsek Ngaglik Kompol Danang Kuntadi.

Dari sejumlah pesan yang disebar, para kaum hawa yang menjadi pengikut di IG-nya ternyata tertarik. Setelah mendapatkan respons, tersangka kemudian meminta kaum hawa ini untuk mengirimkan foto-foto mereka.

Selanjutnya, tersangka meminta korban untuk mengirimkan foto mereka kembali. Kali ini, para perempuan ini diminta untuk berfoto dengan busana minim.

“Bahkan, ada yang diminta mengirimkan foto tanpa sehelai benang menutupi tubuh,” jelasnya.

Foto telanjang itu, disebutnya sebagai syarat akhir dengan alasan ingin mengetahui kondisi tubuh bagian dalam yang sebenarnya. Mereka yang teperdaya, dengan kesadaran mengirimkan foto-foto itu melalui email, WhatsApp, dan Blackberry Messenger (BBM) ke tersangka. Rata-rata, para korban mengirimkan empat hingga 12 foto.

Dari seratus orang yang merespons, sebanyak 48 perempuan mengirimkan foto-foto bugil kepada tersangka. “Rata-rata perempuan-perempuan ini statusnya pelajar,” jelasnya.

Setelah foto-foto itu berada di tangan, kemudian tersangka mengajak perempuan-perempuan tersebut untuk bertemu. “Saat pertemuan inilah tersangka membuka kedoknya,” jelasnya.

Kepada para pengirim foto, tersangka mengancam akan menyebarkan jika nafsu syahwatnya tidak dilayani. Mereka yang bersedia, kemudian dibawa ke rumah tersangka dan kos milik teman tersangka untuk kemudian dicabuli.

“Ada dua yang dicabuli di rumah tersangka. Delapan orang lainnya dicabuli di kos milik temannya di kawasan Babasari, Depok, Sleman,” jelasnya.