RADARJOGJA.CO.ID-Temuan tas perempuan berisi benda-benda mirip bom rakitan di Kompleks Pasar Tegalrejo Kabupaten Magelang agar segera dituntaskan. Jika kasus temuan dugaan bom rakitan ini dibiarkan, maka dampak yang muncul akan luar biasa. Mengingat kasus teror serupa tidak hanya terjadi ditingkat daerah Kabupaten Magelang saja. Namun, juga terjadi di kota-kota besar.

“Aparat segera mengambil langkah jelas dan tegas,” kata Wakil Ketua DPRD Kabupaten Magelang Yogyo Susaptoyono

Belum diketahui pasti apa motif dan tujuan bom rakitan itu diletakkan di sana. Polres Magelang pun diminta untuk bertindak cepat menangani kasus tersebut.

“Temuan bom di Tegalrejo merupakan wilayah (penanganan) Kepolisian. Kita punya aparat yang handal,” tuturnya.

HMI Apresiasi Polisi, Berhasil Ungkap Teror Bom Tegalrejo

Yogyo menilai teror tersebut ingin membuat masyarakat dipancing agar terjadi suatu keresahan. Namun dengan adanya kebudayaan toleransi yang sudah terjalin lama, maka upaya itu tidak berhasil. Apalagi secara kultural di Magelang tidak lepas dari banyaknya pondok pesantren.

Teroris Bom Rakitan Tinggalkan Kode Arab Gundul

“Dan, berbicara ketahanan nasional, di Magelang sudah lama ada Akademi Militer (Akmil). Upaya membuat resah masyarakat tidak akan berhasil,” tandas Yogyo.(ady/dem)