RADARJOGJA.CO.ID – SLEMAN – Aksi penggandaan uang ala Dimas Kanjeng Taat Pribadi kembali terjadi di wilayah DIJ. Kali ini, modus penipuan memperbanyak uang dilakukan Setiawan Nugroho alias Joko, warga Sendangtirto, Berbah, Sleman.

Ironisnya, masih saja ada orang yang percaya dengan modus tipu-tipu itu.

Karena kepepet butuh uang, seorang pengusaha bernisial S rela kehilangan ribuan dolar karena tergiur memperoleh uang berlipat ganda talam tempo cepat.

Mirip modus Taat Pribadi, tersangka juga menyaratkan korban untuk melakukan syarat tertentu. Ternyata bujuk rayu tersangka termakan oleh korban. Tanpa pikir panjang Taat menyerahkan uang sejumlah 16 ribu dolar AS kepada tersangka. Korban berharap uangnya bisa berlipat menjadi Rp 8 miliar.

Saat itu, pelaku meminta korban menyiapkan dua telur angsa dan kembang setaman sebagai syarat.

“Ritual dilakukan di rumah korban di kawasan Triharjo, Sleman pada 15 Desember 2015,” ungkap Kasatreskrim Polres Sleman AKP Sepuh Siregar kemarin (4/1).

Pelaku meminta uang dolar yang sudah dibungkus amplop dimasukan ke dalam sebuah kardus. Nah, saat korban lengah, pelaku mengganti uang di amplop itu dengan sejumlah kuitansi yang sudah disiapkan.

Korban kemudian diminta untuk tetap khusyuk menjalankan ritual sambil menghadap ke kardus.

Selesai menjalankan ritual, pelaku meminta izin untuk membuang kedua telur dan kembang setaman itu ke sungai. Namun, setelah ditunggu selama dua jam pelaku tidak kunjung kembali. Saat korban mencoba menghubungi, ponsel tersangka tak lagi aktif.