RADARJOGJA.CO.ID – Gara-gara keseringan menghisap lem, satu di antara mereka tewas. Sementara dua lainnya masih dirawat intensif di rumah sakit. Korban tewas atas nama Heriyanto Bin Wahid (16). Bocah ini diketahui tinggal di Kampung Sukamulya, RT 04/09 Desa Pucung, Kecamatan Kotabaru. Sedangkan dua korban lain, dirawat masing-masing di RSUD Karawang, dan RS Izza Karawang. Mereka adalah Riko Handika Fajar (14), dan Dian Hoerul (16).

Kapolsek Kota Baru, Ipda Asep Nugraha mengatakan, ketiga korban sebelumnya diketahui menggelar pesta menghirup lem aibon dicampur obat batuk cair jenis komix. Diduga ketiganya mengkonsumsi dua jenis barang tersebut, untuk mengisi liburan sekolah yang saat ini sedang berlangsung selama satu pekan ke depan.

“Korban meninggal dunia di Rumah Sakit Izza. Kami tidak diizinkan untuk melakukan autopsi oleh keluarga korban,” ujar Kapolsek, saat dihubungi RMOLJabar (JawaPos Grup), Kamis (5/1). “Untuk sementara kasusnya masih kita kembangkan, nanti kalau ada perkembangan terbaru saya kabari lagi ya,” tandas Kapolsek.

Sekadar informasi, lem yang biasa dikonsumsi oleh kaula muda ini sangat mudah didapat, bahkan dengan harga yang sangat murah. Banyak yang tidak menyangka ada resiko di balik uap lem yang baunya menyengat. Efeknya mirip dengan jenis narkoba lain yakni halusinasi, sensasi melayang-layang dan rasa tenang sesaat. Seperti narkoba pada umumnya, efek “ngelem” dapat menyerang susunan saraf di otak sehingga bisa menyebabkan kecanduan. Dalam jangka panjang bisa menyebabkan kerusakan otak sementara dalam jangka pendek risikonya adalah kematian mendadak.(nif/rmol/mam/JPG/ong)