RADARJOGJA.CO.ID – JOGJA – Gorengan tahu yang dijajakan penjual di kawasan Alun-Alun Utara Jogja sesuai selera Calon Wali Kota Haryadi Suyuti (HS). Karena itu, HS sengaja membeli empat tahu gorengan sebagai bekal kampanyenya kemarin (4/1). “Wah eco niki Bu tahune,” ujar HS.

Dalam kesempatan ini, HS menyempatkan mendengarkan keluh kesah para pelaku wisata di Alun-Alun Utara yang tergabung dalam Pelaku Ekonomi dan Pariwisata Alun-Alun Utara (Peta Altar). Keluhan yang paling sering ditemui HS dan Heroe Poerwadi kemarin, terkait sepinya pengunjung di Altar pasca penataan.

“Setelah penataan ini memang ada penurunan, makanya nanti diupayakan ada rekayasa dan upaya mengembalikan keramaian di Altar,” ujar HS.

Pasangan calon nomor urut dua ini mengatakan, beberapa rekayasa yang mungkin dilakukan seperti penambahan beberapa fasilitas pendukung. Misalnya tempat duduk untuk nongkrong wisatawan. “Sambil nongkrong bisa sekalian jajan, makanannya enak kok ini,” ujarnya berpromosi.

Menurutnya, untuk mengembalikan keramaian di Altar bisa dengan menarik pengunjung yang berwisata di Pagelaran Keraton. Bisa juga dari pengunjung Malioboro yang hendak melanjutkan wisata ke Keraton. “Capek jalan dari Malioboro, sebelum ke Keraton kan bisa mampir di sini dulu,” ungkapnya.

Salah seorang pelaku wisata di Altar, Feri Abror mengatakan, sejak ada penataan dengan larangan bus parkir di Altar, perekonomian di Altar memang mengalami penurunan. Kepada pemimpin Kota Jogja nantinya, ia berharap bisa mengembalikan kunjungan ke kawasan Altar. (pra/laz/ong)