RADARJOGJA.CO.ID – JOGJA – Jajaran reserse narkoba Polresta Jogjakarta berhasil meringkus sejumlah pemuda yang memanfaatkan malam pergantian tahun dengan menggelar pesta narkoba. Di antara mereka yang ditangkap yang merupakan bandar narkoba.

Salah seorang bandar yang diringkus adalah Lutfi, 22, warga Piyungan, Bantul. Ia ditangkap di kediamannya di sebuah kos di kawasan Umbulharjo, Jogja, pada pagi hari setelah pergantian tahun. Pria yang berstatus mahasiswa ini digelandang setelah malamnya menggelar pesta narkoba di Pantai Parangtritis (Paris) Bantul, bersama dua rekannya.

Kasat Narkoba Polresta Jogjakarta Kompol Sugeng Riyadi mengungkapkan, penangkapan Lutfi berawal dari tertangkapnya seorang pengguna Ra, warga Imogiri, Bantul. Dari pengakuan Ra, barang ganja itu didapatkan dari Lutfi. “Ra kami bekuk pada 31 Desember sore harinya,” jelas Sugeng di Mapolresta Jogjakarta, kemarin (3/12).

Selain menggelar pesta ganja, tersangka Lutfi juga memecah-mecah ganja menjadi beberapa paket untuk dijual. Setelah dilakukan penggeledahan, dari kediaman tersangka aparat menemukan delapan paket ganja yang siap diedarkan.

Barang bukti yang ditemukan berupa dua bungkus plastik klip berisi ganja seberat 8,47 gram, enam plastik klip ganja seberat 31,19 gram, dan satu linting ganja.”Sebelumnya tersangka ini sudah menjual empat paket ganja,” tambahnya.

Selain tersangka Lutfi dan Ra, pihaknya juga berhasil membekuk temannya yang lain, Ir. Sama seperti Ra, kepemilikan ganja Ir didapat dari Lutfi.

Setelah penangkapan ketiga pelaku, di hari yang sama jajarannya kembali menangkap seorang pengedar ganja lainnya, berinsial Ss. Pria asal Bekasi itu diringkus usai nyekar ke makam leluhurnya di daerah Panggang, Gunungkidul.

“Untuk pengedar kami kenakan Pasal 114 jo 111 jo 127 Undang-Undang Narkotika dengan ancaman penjara maksimal 12 tahun,” tandas Sugeng. (bhn/laz/ong)