RADARJOGJA.CO.ID – Bupati Gunungkidul Badingah baru saja melakukan rotasi besar-besaran para pejabat di Gunungkidul. Bupati dua periode ini minta pejabat baru mengamankan opini wajar tanpa pengecualian (WTP).

“Dengan dilantiknya pejabat baru diharapkan menambah semangat baru untuk meningkatkan kinerja. Pertahankan opini WTP,” pinta Badingah di hadapan pejabat yang dilantik di Bangsal Sewokoprojo Wonosari, Selasa (3/1).

Ia melanjutkan, opini dari badan pemeriksa keuangan BPK) merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan. Selama ini, Gunungkidul baru pertama kali meraih predikat WTP dari BPK. “Kepada seluruh pejabat, kami minta menjalankan tugas dengan baik,” tegasnya.

Lebih jauh Badingah mengatakan, rotasi jabatan adalah hal wajar dan biasa terjadi di pemerintahan. Pihaknya siap memantau kinerja pejabat dan melakukan evaluasi. Baperjakat (badan pertimbangan jabatan dan kepangkatan) akan melakukan pemantauan dan evaluasi.

Sekda Definitif Gunungkidul Drajad Ruswandono mengaku, siap bekerja cepat. Dalam beberapa hari ke depan, ia akan melakukan rapat koordinasi dengan PJs sekda yang sebelumnya dijabat Supartono.”Sesuai arahan bupati, saya diingatkan segera menyesuaikan diri dan bekerja dengan baik,” kata Drajad.

Menurutnya, salah satu yang menjadi perhatian adalah mempertahankan penilaian WTP oleh badan pemeriksa keuangan (BPK). Agar opini bisa dipertahankan, aset bermasalah secepat mungkin diselesaikan.

Di antara pejabat baru yang dilantik, selain Sekda Drajad Ruswandono, ada Assek I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat tetap dijabat Tommy Harahap, Assek II Bidang Perekonomian dan Pembangunan dipegang Azman Latief yang semula menjabatKepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikulutra. Untuk Jabatan Assek III Bidang Administrasi Umum dipegang Ir Anik Indarwati MP.

Krisna Berlian menduduki jabatan staff ahli bupati Bidang Ekonomi dan Pembangunan, I Ketut Santosa menjadi staf ahli bidang hukum dan pemerintahan, yang semula menjabat Kepala BP2KP, dan Widodo menjadi staf ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM). Sedangkan Sujarwo tetap menjabat sebagai Inspektur di Inspektorat Daerah, Dwi Warna Widi Nugraha yang semula menjabat Kepala Dinsosnakertrans, pindah menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Jabatan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) dipegang Siwi Irianti yang semula staff ahli bupati. Bambang Wisnu Broto menjabat Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, dari semula menjabat kepala dinas Kehutanan dan Perkebunan. Hidayat menjabat Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan. Sedangkan Purnamajaya menjabat Kepala Dinas Perhubungan.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga dijabat Sudodo dan Sujoko menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan perempuan, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat Desa. Sedangkan jabatan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman dipegang Edy Praptono. Kepala Dinas Pariwisata Saryanto, Kepala Dinas Lingkungan HidupKhairuddin, Agus Prihastoro tetap sebagai Kepala Dinas Kesehatan.

Demikian juga Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil juga masih di bawah kendali Eko Subiantoro SH. Kemudian Agus Priyanto tetap mengendalikanDinas Kelautan dan Perikanan. Syarief Armunanto masih di posisi Kepala Perencanaan Pembangunan Daerah, adn Badan Keuangan dan Asset Daerah (BAKUASDA) dikepalai Supartono. Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan masih dikomandani Sigit Purwanto.(gun/hes)