RADARJOGJA.CO.ID – JOGJA – Sebagai klub yang mempunyai basis suporter besar, PSIM Jogja cukup potensial untuk diajak kerja sama dengan pihak sponsor. Nah, menghadapi musim kompetisi 2017 mendatang, manajemen juga berencana menggaet beberapa sponsor untuk menjadi mitra.

Manajer sekaligus Ketua Umum PSIM Jogja Agung Damar Kusumandaru mengatakan, dalam rapat pertemuan manajemen, pengurus dan pelatih agenda tersebut juga rencananya akan dibicarakan. Dengan perencanaan matang diharapkan akan banyak pihak yang mendukung PSIM di Liga Divisi Utama 2017 mendatang. “Itu akan menjadi target kami ke depan. Namun memang harus disiapkan dan secara matang,” ujarnya kepada Radar Jogja, kemarin (29/12).

Namun meskipun demikian, sampai sejauh ini belum ada pihak yang mengajukan proposal kerjasama menjadi sponsor PSIM. Hal itu menurutnya masih wajar, sebab gambaran dan kepastian kompetisi belum belum berjalan. “Sampai saat ini belum ada. Karena kami kan belum jalan untuk kompetisi tahun depan,” imbuhnya.

Sebelumnya saat PSIM berkompetisi di ISC-B 2016, memang tidak ada sponsor yang terpampang di bagian depan jersey parang biru yang dikenakan Sunni Hizbullah dkk. Hanya ada logo apparel Kelme yang menjadi sponsor kit PSIM lalu. Jersey utama berwarna biru dengan gradasi warna dan ornamen batik terbukti banyak diminati suporter PSIM.

Sekretaris Umum PSIM Jogja Jarot Sri Kastawa mengungkapkan, untuk mengarungi kompetisi Divisi Utama 2017 setidaknya PSIM memerlukan dana sekitar Rp 3 miliar. Angka tersebut dengan asumsi PSIM menargetkan bisa promosi ke ISL. Namun anggaran bisa berubah sebab format kompetisi Divisi Utama belum ditentukan PSSI dan operator liga. “Kalau melihat kompetisi sebelumnya dan ISC-B kemarin, ya antara Rp 2-3 M,” ungkapnya.

Dari informasi terakhir, kompetisi akan diikuti 62 klub yang akan dibagi dalam 8 grup. Juara dan runner-up akan lolos 16 besar yang kembali akan dikelompokkan menjadi 4 grup. Dari jumlah tersebut hanya akan ada 3 klub yang bisa promosi naik kasta ke ISL.

“Kami akan usahakan setidaknya pekan kedua bulan ini pemain sudah akan kami kumpulkan untuk mulai berlatih. Sambil menunggu kesiapan tim, mereka bisa dua atau tiga kali seminggu latihan,” ujarnya. (riz/din/ong)