BAGI masyarakat Vietnam, Ho Chi Minh merupakan sosok pemimpin yang disegani. Presiden yang dikenal dengan sebutan Paman Ho ini jasadnya diawetkan dalam sebuah peti kaca di Mausoleum Ho Chi Minh yang dibuka untuk umum. Namun, saat masuk ke sana pengunjung tidak boleh mengabadikannya dengan kamera.

Tak jauh dari situ, terdapat Ho Chi Minh Museum. Berbeda dengan museum kepahlawanan pada umumnya. Sebab, saat masuk ke sana seolah pengunjung dibawa ke sebuah galeri seni. Benda-benda peninggalan tokoh kelahiran 19 Mei 1890 itu ditata apik sedemikian rupa. Mulai dari buku-buku koleksinya, hingga barang-barang pribadinya. Pengunjung museum bisa dengan bebas mengambil foto di sana. Sekaligus membeli suvenir berupa benda-benda pos, keramik, poster, dan lain sebagainya.

Sekilas mengenai sosok Ho Chi Minh, selain sebagai tokoh revolusi Vietnam. Dia juga dikenal sebagai sosok yang sederhana. Bahkan saat menjabat sebagai presiden, dia tidak bersedia tinggal di rumah dinas presiden. Ho Chi Minh yang tidak menikah selama hidupnya ini memilih hidup sederhana di rumah pribadinya.

“Makanya rumah dinas presiden tidak pernah dihuni oleh pemimpin-pemimpin setelahnya. Itu dilakukan untuk menghormati Ho Chi Minh. Rumah dinas presiden hanya digunakan untuk pertemuan dan rapat-rapat saja,” ujar salah satu warga Nguyen Hue Hiep. (ila/ong)

[news_box style=”1″ display=”category” link_target=”_blank” category=”638″ exclude_categories=”1″ count=”3″ show_more=”on”]