Menjejakkan kaki di Hanoi, udara dingin langsung menyapa. Kota yang terletak di tepi kanan Sungai Merah ini disebut pula sebagai kota seribu danau. Memang ada banyak danau di sana, begitu pula objek wisata lain yang layak dijelajahi.

SUASANA ibu kota Vietnam di kala siang tak terlalu ramai. Kendaraan yang lalu lalang juga tak menimbulkan kemacetan. Menjelang malam, terutama di taman kota di dekat Danau Hoan Kiem, keramaian terlihat. Warga Hanoi benar-benar memanfaatkan ruang publik untuk beraktivitas. Ada yang berlatih skateboard dan inline skate, ada pula yang asyik latihan dansa. Banyak pula yang jogging malam, hingga jalan-jalan bersama hewan peliharaan mereka.

Dari taman kota, lanjut berjalan menuju Old Quarter. Di sana ada banyak pertokoan yang menjajakan makanan lokal, suvenir, dan kedai kopi. Semakin masuk, bisa menuju May May Street yang suasananya mirip dengan Legian, Bali, minus pantainya. Yah, menjelajahi sudut kota ini tidak cukup hanya dalam waktu tiga hari saja.(ila/Ong)

BACA:Menilik Sejarah di Ho Chi Minh Mausoleum