RADARJOGJA.CO.IDSLEMAN – Harap-harap cemas. Itulah yang dirasakan sebagian besar aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Sleman. Baik eselon 2,3, dan 4, hingga staf-staf satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Hari ini mereka akan dilantik dan menempati jabatan di organisasi perangkat daerah (OPD) baru.

Nah, dari sekian nama-nama pejabat eselon 2 yang akan dilantik sebagian sesuai prediksi sebelumnya.

Sumber Radar Jogja di lingkungan Pemkab Sleman menyebut, beberapa pejabat penting hanya mengalami pergeseran jabatan. Di antaranya, Kepala Dinas Pendapatan Daerah Harda Kiswaya bakal menduduki jabatan baru sebagai kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah. OPD baru ini merupakan gabungan Dinas Pendapatan Daerah dan Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD).

Kepala DPKAD Rini Murti Lestari yang notabene berlatar belakang auditor senior asal Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) justru di-staf ahlikan. Ya, Rini akan menempati pos baru di ruang pojok selatan lantai dua gedung sekretariat daerah sebagai satu-satunya staf ahli bupati. Sebab, empat staf ahli bupati disebut-sebut bakal keluar “markas”. Salah satunya, Kunto Riyadi. Sosok Plt kepala pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang juga staf ahli bupati bidang pembangunan ini didapuk sebagai kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggantikan Intriyati Yudhatiningsih.

Intriyati didaulat menduduki pos baru sebagai kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dikominfo).

Diluar dugaan, tiga staf ahli bupati lain juga mendapatkan jabatan baru di awal 2017 ini. Mereka adalah F. Retno Wisudawati yang kini menjabat sekretaris DPRD, Sudarningsih menjadi kepala Dinas Pariwisata, dan Jazim Sumirat menduduki jabatan kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menggantikan Supardi yang menempati pos baru sebagai asisten sekda bidang pemerintahan.

Pejabat lain yang terprediksi sebelumnya adalah Sapto Winarno sebagai kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan. Sapto yang sebelumnya menjabat kepala Dinas Sumber Daya Air Energi dan Mineral (SDAEM) menggantikan Nurbandi yang memasuki masa pension. Lalu Sutadi Gunarto menjadi kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMPPT) menggantikan Purwatna Widada yang menempati pos baru sebagai kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD).