RADARJOGJA.CO.ID – SLEMAN – Eduard Tjong dipastikan tidak akan melanjutkan kerja sama dengan Persegres Gresik United di kompetisi 2017 mendatang. Kondisi tersebut bisa menjadi angin segar bagi PSS Sleman jika memang berkeinginan merekrut mantan pelatih Timnas Indonesia U-19 sebagai arsitek.

Ya, Edu sudah berpamitan dengan manajemen dan suporter Persegres, Minggu (1/1). Menurutnya, setelah ditangani di putaran kedua kemarin Persegres bukanya meningkat malah justru menurun. “Mohon maaf jika saya tidak bisa melanjutkan kerja sama. Saya berterima kasih dengan dukungan manajemen dan suporter yang mengharapkan saya tetap di klub ini,” ujar Edu.

Selain karena prestasi musim lalu, kerangka skuad Persegres di musim depan yang diperlukan banyak perombakan membuatnya berat dalam menukangi tim. Terlebih beberapa pemain bidikannya juga luput direkrut.

Mencuatnya nama Edu sebagai pengganti Seto Nurdiantoro di posisi pelatih kepala setelah agennya menyebutkan, pihak PSS mengaku tertarik memakai jasa mantan pemain Arseto Solo itu untuk melatih Busari dkk musim depan. Termasuk manajemen PSS yang menyebut akan merekrut pelatih yang pernah menangani Timnas.

Namun manajemen belum berani menyebut nama-nama calon arsitek PSS musim depan. Sebab mereka akan dipertemukan dengan direksi untuk melakukan presentasi. “Kami belum bisa memberitahu. Tapi yang jelas kami ingin pelatih yang bisa meningkatkan performa dan kualitas permainan PSS. Sebab target kami musim depan bisa promosi ke ISL,” ujar manajer PSS Arif Juli Wibowo beberapa waktu lalu. (riz/din/ong)