RADARJOGJA.CO.ID –Ruas Jalan Bantul di wilayah Gedongkiwo, Mantrijeron, Jogja bermasalah. Sejak Sabtu (31/12) lalu, ada bagian jalan yang berada di sebelah utara Pasar Satwa dan Tanaman Hias Yogyakarta (Pasthy) tersebut ambles. Menariknya, hingga kemarin (2/1), belum ada penindakan apapun dari pihak terkait dan hanya diberi pembatas seadanya oleh warga sekitar.

“Sabtu (31/12) lalu tiba-tiba jalan ambles,” kata salah seorang warga, Azis.

Warga berinisiatif menambal retakan jalan dengan semen. Tapi, seiring ramainya jalan, terutama kendaraan berat yang lewat, retakan tambah parah dan akhirnya ambles. Karena berada di tengah jalan, akhirnya warga memasang tulisan tanda peringatan. Kondisi tersebut telah memakan korban.

“Di bawah jalan yang ambles terdapat saluran air limbah sampai Sewon, Bantul. Belum ada perbaikan dari instansi terkait, padahal jalan tersebut cukup ramai dilewati. Sehari ini saja sudah ada empat motor yang jatuh,” tuturnya.

Dikonfirmasi, Kepala Seksi Jalan dan Jembatan, Bidang Bina Marga, Dinas Permukiman, dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Kota Jogja Sigit Setiawan mengaku sudah mendapatkan laporan dari warga terkait jalan ambles. Tapi, karena kewenangan ada di Pemprov DIJ, terlebih di bawahnya juga terdapat saluran instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang dikelola Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Energi dan Sumber Daya Mineral DIJ, pihaknya tidak bisa segera memperbaiki.

“Sudah diteruskan informasinya ke provinsi, kalau kami yang menangani bisa menyalahi aturan,” jelasnya.

Sementara itu, kondisi jalan rusak juga ditemui di rute menuju Kompleks Candi Ijo di Dusun Groyokan, Prambanan, Sleman. Kerusakan jalan ini membuat pengguna jalan harus ekstra hati-hati. Salah satu warga, Triyanto mengatakan, kerusakan jalan sudah terjadi sekitar tiga tahun lalu. Ditambah lagi saat ini banyak kendaraan yang lalu lalang baik roda empat maupun roda dua menuju objek wisata Candi Ijo sehingga menambah kerusakan jalan. (pra/sky/dem)