RADARJOGJA.CO.ID – JOGJA – Perilaku buruk sebagian pelaku pariwisata di Kota Jogja selama libur Natal dan tahun baru turut me-ngundang keprihatinan kalangan legislator di DPRD Kota Jogja. Untuk itu pada awal masa sidang 2017, me-reka akan me manggil dan meminta penjelasan ke Pemkot Jogja.

Ketua Komisi B DPRD Kota Jogja Nasrul Khoiri mengaku di internal komisi sudah ada pembicaraan untuk mengundang pihak terkait. Agendanya untuk evaluasi pelak-sanaan pariwisata di Kota Jogja pada 2016. Terutama pada akhir tahun ini yang banyak menjadi sorotan

“Kami juga mengikuti di media sosial yang ramai membicarakan pariwisata Jogja, untuk itu kami akan minta penjelasan ekseku-tif,” ujar Nasrul, kemarin (1/1).

Menurutnya, masih banyak pelaku pariwisata yang belum menunjukkan perilaku sadar wisata. Salah satunya dengan tindakan menaikkan tarif parkir, kuliner, dan jasa hingga berlipat-lipat. “Sebenarnya selalu ter-jadi saat liburan, masalahnya kok seperti tidak ada antisipasi dan selalu berulang,” jelasnya.

Politikus PKS itu mengatakan, dari penjelasan Pemkot Jogja sebelumnya biasanya klise. Se-perti sudah sering melakukan sosialisasi atau imbauan pada pelaku wisata. Tapi praktik yang terus berulang saat liburan itu, menurut Nasrul, perlu diambil tindakan lebih tegas, seperti diberikan hukuman. Termasuk upaya penegakan perda.