RADARJOGJA.CO.ID- Langkah Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini yang mengganti perayaan malam pergantian tahun dengan pengajian, belum diikuti beberapa daerah di Jateng. Di Alun-alun Purworejo, pemkab setempat masih mengadakan perayaan dengan kembang api dan musik. Grup Band Letto dari Jogja menjadi saksi hingar bingarnya malam pergantian tahun.

Jelang dini hari, Bupati Purworejo Agus Bastian bersama Wakil Bupati Yuli Hastuti dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah serta satuan kerja perangkat daerah menuju ke panggung utama. Suasana semakin semarak dengan bergemanya “mulyo” saat pembawa acara meneriakkan kata Purworejo. Muncul pertama kali dalam diskusi critical voice point mengenai pariwisata, ungkapan bersambut itu kini kerap kali disuarakan.

Bupati Purworejo sendiri saat memberikan sambutan memberikan apresiasi terhadap antusiasme masyarakat yang tetap memadati lokasi acara walau sempat terhadang hujan. Kesempatan itu juga digunakan untuk melaunching “Romansa Purworejo 2020” yang menitikberatkan di bidang pariwisata.

“Seperti yang kita lihat bersama di sisi timur panggung ini, video itu merupakan rencana perubahan yang akan dilakukan untuk mempercantik Alun-alun Purworejo,” kata bupati.

Adapun Romansa Purworejo 2020, Agus Bastian menginginkan akan menghapus image sebagai Kota Pensiunan dan tumbuh menjadi kota yang patut dikunjungi wisatawan.

https://www.radarjogja.co.id/pemkot-gelar-pesta-kembang-api-di-alun-alun/

Wakil Bupati Yuli Hastuti optimis di tahun 2017 Purworejo akan lebih baik dan sejahtera. Tepat pukul 00.00, diluncurkan kembang api sebagai tanda dilaunchingnya Romansa Purworejo 2020. (udi/dem)