RADARJOGJA.CO.ID – JOGJA – Angka kasus kecelakaan lalu-lintas selama 2016 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Yakni dari tahun sebelumnya 3.922 peristiwa menjadi 3.235 kejadian. Meski jumlahnya turun, korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas justru mengalami peningkatan.

Dirlantas Polda DIJ AKBP Latif Usman memaparkan, jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas sebanyak 392 jiwa atau mengalami kenaikan mencapai 11 persen dari tahun sebelumnya. “Total kerugian materil akibat kecelakaan lalu lintas di DIJ mencapai Rp 1,8 miliar,” jelas Latif.

Dijelaskan kecelakaan lalu-lintas banyak disebabkan berbagai factor, seperti tidak menaati rambu lalu lintas dan kelalaian berkendara. Sebagian besar, korban kecelakaan meninggal dunia terjadi pada pengendara sepeda motor.”Biasanya akibat ngebut mapun sopir ngantuk,” terangnya.

Selain kecelakaan, di 2016 jumlah pelanggaran lalu lintas di DIJ juga mengalami penurunan sebesar 13,6 persen dari tahun sebelumnya. Pada 2016, jumlahnya 131.578 pelanggaran. Dari jumlah itu 73.774 pelanggar ditilang dan 57 ribu mendapat teguran.

Sedangkan di 2015, jumlah pelanggaran sebanyak 152.429 dengan jumlah teguran sebanyak 64.406 dan tilang sebanyak 88.023. “Untuk total dendanya justru naik dimana pada 2016 sebesar Rp3,5 miliar. Sedangkan tahun sebelumnya 3,2 miliar,” tandasnya.(bhn/din/ong)