Terbukti Melakukan Pembunuhan Berencana Elisa Ari Fitriani

RADARJOGJA.CO.ID – GUNUNGKIDUL – Warga Gunungkidul tentu tak lupa dengan kasus pembunuhan Elisa Ari Fitriani, yang mayatnya ditemukan di pekarangan rumah kosong di wilayah Padukuhan Panggang, Giriharjo pada Senin (29/2). Pengadilan Negeri (PN) Wonosari akhirnya menjatuhkan vonis seumur hidup terhadap Subandi, terdakwa pelaku pembunuhan, dalam sidang Kamis (29/12).

Vonis hakim yang diketuai Sutikno SH sama dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) di persidangan sebelumnya. “Terdakwa secara sah dan meyakinkan terbukti bersalah melakukan pembunuhan berencana,” tegas Sutikno saat membacakan amar putusan. Vonis tersebut tercatat sebagai putusan terberat yang pernah dijatuhkan PN Wonosari selama ini.

Baca: Olah TKP Pembunuhan Elisa Berulang-Ulang

Warga Kretek, Bantul itu dijerat pasal 340 KUHP tentang Pembunuhan Berencana. Hal itu pula yang menjadi pertimbangan hakim, yang memberatkan terdakwa. Pria 43 tahun itu dinilai telah merencanakan aksi sebelum melakukan pembunuhan siswi kelas VIII SMP asal Dusun Sokokerep, Semanu itu. Bahkan, selama persidangan Subandi tak pernah mau mengakui perbuatannya.

Hal lain yang memberatkan terdakwa karena korban masih berusia di bawah 15 tahun (di bawah umur). Menurut Sutikno, korban seharusnya menjadi sosok yang mendapat perlindungan. Namun malah menjadi target pembunuhan.

Meski tidak mengakui semua perbuatannya, bukti-bukti yang terungkap dalam persidangan berkata lain. Di antaranya, pesan singkat SMS bernada ancaman dari terdakwa kepada ibu korban.

Dalam persidangan juga terungkap, Subandi membunuh Elisa dengan cara membenturkan kepala korban ke dinding. Akibatnya, korban mengalami pendarahan serius, sehingga meninggal dunia.

Menanggapi vonis seumur hidup Subandi, penasihat hukum terdakwa, Purwatiningsih SH menyatakan pikir-pikir. “Yang jelas kami akan lakukan upaya banding,” ungkap advokad dari Lembaga Bantuan dan Konsultasi Hukum (LKBH) Handayani itu.(gun/yog/ong)