Sebanyak 19 wisudawan yang dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude berfoto bersama usai mengikuti wisuda di JEC, Rabu (30/11). (Foto: Humas IST Akprind For Radar Jogja Online)
RADARJOGJA.CO.ID – JOGJA – Institut Tekonologi (IST) Apkrind Jogja kembali melepas mahasiswanya. Rabu (30/11) sebanyak 205 mahasiswa mengikuti wisuda yang dipusatkan di Gedung JEC. Diantara wisudaran, sebanyak 178 orang merupakan lulusan program sarjana dan 27 orang lulusan program diploma III. Lulusan tersebut meliputi 151 wisudawan dari Fakultas Teknologi Industri, 28 wisudawan dari Fakultas Sains Terapan, dan 26 wisudawan dari Fakultas Teknologi Mineral.

“Pada wisuda kali ini, sebanyak 19 wisudawan dinyatakan lulus dengan predikat cumlaude, dengan rata-rata IPK 3,73 dan masa studi 4 tahun 2 bulan,” kata Rektor IST Akprind, Dr Amir Hamzah dihadapan wisudawan dan para orang tua wisudawan.

Selain 19 wisudawan cumlaude, panitia wisuda menetapkan saudara Asti Widyaningsih sebagai lulusan terbaik pertama program sarjana studi Teknik Informatika dengan IPK nyaris sempurna yaitu 3,99. Asti berhasil menyelesaikan studinya selama 4 tahun persis. Sedangkan untuk program Diploma 3 lulusan terbaik pertama diraih oleh saudara Bagus Setya Pramuji. Ia merupakan mahasiswa program studi Teknik Elektronika dengan IPK 3,51 dan masa studi 3 tahun 2 bulan.

“Sebanyak 7 orang yang mendapatkan beasiswa IST Akprind juga diwisuda dan 4 dari beasiswa Bidik Misi. Mereka semua lulus dengan predikat cumlaude,” papar Hamzah.

Dalam kesempatan itu, mewakili kampusnya Hamzah menyampaikan penghargaan dan mengucapkan selamat kepada para wisudawan atas keberhasilannya menyelesaikan studi di Ist Akprind Jogja. Ucapan selamat dan terima kasih juga disampaikan kepada keluarga khususnya para orangtua/wali wisudawan atas kepercayaannya kepada IST Akprind.

“Wisuda merupakan momentum tanda berakhirnya tugas layanan dan asuhan secara formal IST Akprind kepada mahasiswa dalam mengembangkan potensinya menjadi insan yang beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, berilmu serta siap mengamalkan ilmu sesuai dengan bidang keahlian masing-masing,” papar Hamzah. (mar/hes)