RADARJOGJA.CO.ID – Menjelang tutup tahun ini, Pemkab Gunungkidul mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata. Salah satunya dengan menempatkan petugas di jalan tikus, agar wisatawan bisa diarahkan masuk melalui tempat pemungutan retribusi TPR).

Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan (Disbubpar) Gunungkidul Saryanto mengatakan, sampai saat ini target belum tercapai. Data terbaru, realisasi retribusi baru menembus Rp Rp 19,6 miliar dari target yang ditentukan Rp 23 miliar.

“Untuk memaksimalkan retribusi wisata, kami memaksimalkan penarikan retribusi wisata dengan menempatkan petugas di sejumlah titik yang selama ini sering dilalui wisatawan,” ungkap Saryanto, Selasa (29/11).

Saryanto meneruskan, sedikitnya ada dua jalan tikus atau dua jalur alternatif yang menjadi sasaran masing-masing. Yakni, di sekitar Kecamatan Tanjungsari dan jalur wisata ke Pantai Ngrenehan. Selama ini dua lokasi tersebut disinyalir sering digunakan wisatawan masuk ke wilayah pantai tanpa melalui pos retribusi.

“Dengan penempatan petugas di sana, diharapkan bisa meningkatkan pemasukan retribusi wisata,” tegasnya.

Menurut Saryanto, upaya menggenjot PAD sektor wisata dilakukan lantaran belakangan ini terjadi penurunan jumlah pengunjung. Penyebabnya diduga beberapa faktor. Di antaranya, para pengunjung lebih memilih ke pantai di kawasan timur seperti Siung dan dan Pantai wediombo karena jalur wisata dari Pantai Baron ke Kukup sedang dibangun.

“Di sana retribusinya lebih murah, sebesar Rp 5 ribu,” terangnya.

Kabid Pengembangan Produk Wisata Disbudpar Gunungkidul Hary Sukmono mengatakan, destinasi wisata pantai masih mendominasi kunjungan tahun ini dengan total mencapai 88 persen.

“Wisata minat khusus juga mengalami peningkatan jumlah kunjungan,” kata Hary Sukmono.

Ia meneruskan, upaya pencapaian target retribusi wisata harus dibarengi kebersihan lingkungan. Perkembangann sektor wisata hendaknya didukung sistem pengelolaan sampah memadai.

“Kami juga mengimbau pada pedagang untuk membuang sampah pada tempatnya. Dengan demikian, petugas bisa menjalankan tugas dengan maksimal,” katanya.(gun/hes)