RADARJOGJA.CO.ID – BANTUL – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Bantul KM 6,5 kemarin (25/11). Toni, 30, meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya terseret mobil box sejauh 25 meter. Adapun Putratama Aulia Putra, pembonceng sepeda motor yang belakangan diketahui putra anggota DPRD DIJ Edy Susilo mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuhnya.

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.45. Kala itu, mobil box yang dikemudikan Anto Bintarto, 40, melaju dari arah selatan. Sesampainya di pertigaan pasar Niten, sepeda motor Vario Nopol dengan Nopol AB 6232 IJ yang persis berada di depan mobil box tiba-tiba menyalakan lampu sein ke arah kanan dan melambat.

Guna menghindari tabrakan, sopir mobil box membanting kemudi ke arah kanan. Apesnya, dari arah utara muncul sepeda motor yang dikendarai Toni. Karena sama-sama dengan kecepatan tinggi, tabrakan pun tak terhindarkan.

Saking kerasnya tabrakan, kaca depan mobil box pecah. Parahnya lagi, bodi sepeda motor tersangkut di bawah mobil box hingga terseret sejauh 25 meter. “Sepeda motor yang menyalakan sein hanya kesenggol sedikit” jelas kernet mobil box Hendra.

Kani Laka Sat Lantas polres Bantul Ipda Moelyanto mengatakan, kondisi pengendara dan pembonceng sepeda motor tengkurap. Keduanya mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuhnya. “Keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit,” ujarnya.

Sayangnya, nyawa pengendara sepeda motor tidak tertolong. Dia meregang nyawa tak lama setelah mendapatkan perawatan tim medis. Adapun pemboncengnya masih menjalani perawatan intensif di RSUD Kota Jogja.

Anggota Fraksi PPP DPRD Bantul Jumakir membenarkan pembonceng sepeda motor merupakan putra Edy Susilo, koleganya di partai. Saat kejadian ketua Fraksi Persatuan Demokrat DPRD DIJ tersebut tengah melakukan kunjungan kerja di Jakarta. “Mudah-mudahan tidak apa-apa,” ucapnya.(zam/din/ong)