RADARJOGJA.CO.ID-Timnas Indonesia telah memastikan lolos ke babak semifinal Piala AFF 2016. Otomatis, PSSI harus menyiapkan stadion untuk kandang di leg pertama. Dari empat usulan, Stadion Maguwoharjo menjadi opsi yang diajukan AFF.

Tantangan bagi suporter merah mutih pun muncul. Khususnya bagi suporter bola di DIJ dan sekitarnya. Antusias masyarakat seperti halnya Piala AFF 2010 silam harus bisa dibangkitkan lagi. “Kalau DIJ digaransi akan penuh stadion. Apalagi, ini pertandingan internasional,” tandas Tokoh bola DIJ Subardi.

Maguwoharjo Internatiol Stadium (MIS), merupakan stadion bertipe modern. Ada banyak keuntungan bagi Boaz Salossa dkk jika MIS ditetapkan sebagai kandang. Mereka bakal mendapatkan dukungan pendukung dalam jarak dekat. Bagi tim lawan,teror suporter bakal lebih terasa karena konsep stadion berkapasitas 40 ribu tempat duduk ini.

Sebelumnya, Sekjend PSSI Ade Wellington menjelaskan, karena Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) tengah direnovasi guna menyambut Asian Games 2018, pihaknya harus menunjuk opsi lain.

Informasi yang berkembang, ada beberapa alternatif yang mengapung. Stadion Manahan di Solo dan Stadion Gelora Bandung Lautan Api di Bandung menjadi favorit. Namun, ada pula wacana menggunakan Stadion Maguwoharjo di Sleman, Stadion Pakansari di Cibinong, atau Stadion Wibawa Mukti di Bekasi.

“Hari Senin atau Selasa ini, AFF akan melakukan inspeksi di Stadion GBLA,” ujar Ade. (JPG/eri/dem)