RADARJOGJA.CO.ID – Pemkab Gunungkidul cepat merespons wacana lapangan udara (Lanud) Gading, Playen sebagai bandara perintis untuk mendukung sektor wisata. Dalam waktu dekat, pemkab membentuk tim khusus untuk mendukung percepatan alih fungsi lahan.

Bupati Gunungkidul Badingah mengatakan, tim khusus akan diisi sejumlah orang yang berkompeten untuk melakukan percepatan alih fungsi Lanud Gading. Dikatakan, pembentukan tim khusus, sesuai komitmen dengan menteri perhubungan.

“Jika tim khusus sudah terbentuk, kami akan menindaklanjuti dengan pemerintah pusat, agar bandara perintis tersebut segera teralisasi,” ungkap Badingah, Kamis (24/11).

Dijelaskan, dengan beroperasinya Bandara Gading, ke depan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Terlebihi jika Bandara Kulonprogo dioperasiokan, kecenderungan wisatawan mencari tujuan wisata terdekat bisa terfasilitasi.

“Efeknya nanti akan luar biasa (jika dibangun bandara), karena perekonomian masyarakat akan meningkat,” katanya.

Sementara itu, Wakil bupati Gunungkidul Immawan Wahyudi mengatakan, sebelum wacana pengembangan Lanud Gading menjadi bandara perintis, pemkab sudah mencoba melakukan komunikasi dengan berbagai pihak, termasuk ke TNI AU. “Ini menjadi momentum bagi Gunungkidul untuk mengembangkan Bandara Gading,” kata Immawan.

Menurut Immawan, jika upaya tersebut dapat terwujud, ada beberapa yang harus disiapkan pemerintah daerah. Salah satunya menyediakan transportasi yang terintegrasi antara bandara yang menghubungkan dengan destinasi wisata. Dengan begitu, wisatawan bisa lebih mudah mengakses destinasi wisata.

“Juga menjadi peluang bagimasyarakat penyedia jasa transportasi untuk berkembang,” katanya.(gun/hes)