MEDAN – Sungguh malang nasib TN, 17, gadis belia dan lugu ini jadi korban kejahatan seksual pacarnya.

Bahkan perbuatan P, 25, warga Sunggal, Deliserang benar-benar biadab dan tak lagi bisa ditolerir.

Keluarga TN yang berdomisili di Kecamatan Binjai Kota itupun sampai tak bisa menerimanya.

Meski berstatus pacaran dan mendapat restu dari orang tua TN, P malah kebablasan meniduri TN.

Parahnya setiap akan ditiduri, TN kerap diancam parang oleh P. Bahkan TN tidak luput dari penganiayaan.

Puncaknya, Selasa sore kemarin, TN bersama ibunya pun mendatangi Polsek Sunggal guna membuat laporan.

Kata Ibu TN kepada wartawan, kemarin P dan TN tidak pulang selama tiga hari.

“Saat saya tanya katanya mereka menginap di rumah P. Memang saat pertama kenal setahun lalu, P ini sangat baik bahkan katanya akan menikahi anak saya, makanya saya memberi lampu hijau,” ungkap ibu korban seperti diberitakan pojoksatu (Jawa Pos Group) hari ini.

Ternyata dibalik kebaikannya itu P menyimpan maksud lain. “Kemarin anak saya pulang dan sudah membawa surat laporan dari polisi. Katanya ia dianiaya P, bahkan sudah digagahi berulang kali sampai diancam pakai parang, makanya kami datang lagi membuat pengaduan,” kata ibu korban.

TN sendiri mengatakan kalau dirinya sudah sering ‘digitukan’ sang pacar.

“Sudah seringlah bang, sudah tidak terhitung,” katanya.

Petugas Polsek Sunggal yang menerima laporan korban pun mengarahkan korban untuk membuat visum.(ring/ray/jpnn)