Beraksi di Sejumlah Kota, Seorang Masih Buron

PURWOREJO – Pelaku pencurian dengan pemberatan bermodus mengganjal kartu anjungan tunai mandiri (ATM), berhasil dibekuk jajaran Reskrim Polres Purworejo. Dilakukan tiga orang, mereka telah beraksi di Purworejo tiga kali dan wilayah lain seperti Purwokerto, Cilacap, Klaten dan Jogjakarta.

Ketiga orang ini adalah Ardian Murni, 38, warga Jalan Dr Sutomo RT 3 RW 9 Desa Jenang, Kecamatan Cilacap, dan Dedi Alisman, 39, warga Dukuh Krajan Kidul RT 5 RW 4 Desa Kaliwadas, Kecamatan Bumiayu, Brebes yang berhasil ditangkap. Satu lagi Iwan, 40, beralamat di Purwokerto, diketahui sebagai pelaku curat terhadap Siti Musyafiah, 44, warga Desa Tasikmadu RT 1 RW 1 Kecamatan Pituruh Purworejo, di bilik ATM BRI SPBU Suronegaran, Purworejo, dengan total kerugian Rp 71.939.100 pada Selasa (1/11) lalu, kini buron.

Kapolres Purworejo AKBP Satrio Wibowo dalam gelar perkara kasus ini mengungkapkan, saat menjalankan aksinya, ketiga pelaku memiliki peran berbeda. Tersangka Ardian Murni datang ke lokasi menggunakan sepeda motor, sementara dua temannya datang menaiki mobil. Iwan yang kini masih dalam pengejaran, bertugas mengganjal lubang kartu di mesin ATM menggunakan korek api yang sudah dipotong.

“Usai memasang perangkap, tidak lama kemudian korban Siti Musyafiah sendirian masuk ke bilik ATM yang bertujuan mengambil uang. Saat itulah korban merasa kesulitan, dan datang tersangka Ardian Murni yang berpura-pura hendak membantu. Saat itu tersangka Ardian sudah menyiapkan kartu lainnya yang sejenis,” ujar Kapolres kemarin (22/11).

Berhasil menukarkan kartu ATM milik korban, tersangka Ardian mencoba memasukkan kartu yang seolah-olah milik korban ke mesin, namun tidak bisa beroperasi. Tersangka Ardian selanjutnya keluar dari bilik ATM dan membawa kartu milik kobran, pergi menggunakan sepeda motor untuk mencari bilik ATM yang lain.

“Korban yang masih berada dalam bilik ATM selanjutnya dibantu tersangka Dedi Alisman masuk ke dalam dan memandu korban. Korban diarahkan menekan tombol cancel dan menekan nomor PIN secara berulang-ulang agar kartu korban bisa dikeluarkan. Saat korban memasukkan PIN itulah tersangka Dedi mengintip nomor PIN sambil dicatat di HP-nya,” tambah Kapolres.

Tersangka Dedi selanjutnya keluar bilik ATM dan masuk ke dalam mobil dan menelepon tersangka Ardian untuk mengecek di mesin ATM yang lain. Nomor yang diberikan tersangka Dedi ternyata benar, selanjutnya tersangka Dedi dan Iwan mendatangi lokasi Ardian mengecek nomor PIN. Selanjutnya ketiga pelaku mengusas rekening korban dengan cara tunai maupun ditransfer ke rekening tersangka. Tindakan itu dilakukan sejak malam hingga pagi hari dan berpindah-pindah mesin di wilayah Purworejo dan Jogjakarta.

“Kami berhasil mengungkap kejadian itu dari rekaman CCTV yang ada di SPBU Suronegaran maupun di bilik ATM. Dari situ jelas pelakunya ada tiga orang, satu orang mengendarai sepeda motor Vario dan dua pelaku naik mobil Toyota Avanza warna putih,” jelas Satrio.

Dari identifikasi terhadap ciri pelaku, petugas menginformasikan data kepada rekan Polres lain yang kemungkinan pelaku melakukan perbuatan ganjal ATM di kabupaten/kota lain. Akhirnya diperoleh jika dua orang pelaku berada di salah satu hotel di daerah Bantul.

“Dari tangan kedua pelaku, kami sita beberapa barang bukti, juga uang tunai Rp 2 juta. Terhadap pelaku kami sangkakan telah melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan, sebagaimana dimaksud Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara,” tandas Satrio. (udi/laz/ong)