MAGELANG – Saat ini pelestarian alam yang sudah dimanfaatkan dinilai kurang mendapat perhatian dari semua pihak. Dengan demikian, bisa saja hal itu mengakibatkan bencana.

“Apabila iklim berubah-ubah seperti ini, kita tidak bisa memprediksi prakiraan cuaca,” kata Komandan Kodim 0705/Magelang Letkol Inf Hendra Purwanasari saat melantik Pengurus Garda Relawan Indonesia (Garda Rescue) periode 2016 – 2021 di Gedung Mandala, Kota Magelang, kemarin (22/11).

Garda Relawan Indonesia/Garda Rescue merupakan organisasi yang bergerak di bidang sosial. Khususnya membantu penanganan bencana alam di wilayah Magelang dan sekitarnya. Organisasi ini berada di bawah pembinaan Kesbangpol Linmas Kota Magelang.

“Garda Relawan setiap saat harus siap saat mengabdikan diri kepada masyarakat. Harus kompak dan solid. Masyarakat sangat membutuhkan kalian semua tanpa memandang suku, ras dan lain sebagainya,” jelas Dandim.

Menurutnya, di manapun relawan dibutuhkan harus siap. Ia pun mengucapkan selamat kepada para pengurus yang saat ini dilantik. Jaga kekompakan dan jalin komunikasi yang baik.

“Garda Rescue merupakan salah satu bentuk kepedulian masyarakat Magelang dalam berbagai kegiatan sosial. Khususnya pada penanggulangan bencana,” jelasnya.

Ia juga mengatakan, relawan adalah orang yang tulus dan ikhlas membantu sesama dalam bidang sosial dan kemanusiaan tanpa tendensi apa pun. Organisasi seperti ini sangat dibutuhkan semua kalangan dan pemerintah.

“Kodim dan kepolisian partner kerja kalian. Jalin komunikasi dan kerja sama dengan aparat teritorial yang baik,” katanya.

Ketua Garda Relawan Indonesia diemban Poernama Eddie Widjanarko, didampingi Sekretaris Catoer Soesilo Wardojo. Poernama menjelaskan, organisasi ini merupakan organisasi yang bergerak di bidang sosial. Utamanya membantu menangani dan menanggulangi bencana, karena sampai saat ini Kota Magelang belum memiliki Badan Penanggulangan Bencana Daerah. (ady/laz/nal)