JOGJA – Keberhasilan Kampung Bausasran, Danurejan, Jogja mengembangkan kampung tani, dengan menanam berbagai jenis tanaman sayur dan buah, menjadi inspirasi bagi pasangan calon (paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Jogja Haryadi Suyuti dan Heroe Poerwadi. Kampung kreatif seperti di Bausasran akan diduplikasi di kampung lain di Kota Jogja.

“Membangun Kota Jogja itu dimulai dari membangun kampung, apa yang sudah dilakukan warga Bausasran ini harus bisa diterapkan di kampung lain,” ujar calon Wakil Wali Kota Jogja HP, sapaan Heroe Poerwadi, saat berkampanye di Bausasran, kemarin (16/11).

Menurutnya, yang dilakukan di kampung sayur Bausasran itu menunjukkan semangat dan kreativitas warganya. HP pun sempat berkeliling di RW 8 hingga RW 10. Sejumlah kelompok tani yang mengelola kebun sayur maupun kemandirian pengelolaan bank sampah tak luput dia kunjungi.

Bahkan, HP yang didampingi istri calon Wali Kota Jogja HS, Tri Kirana Muslidatun, juga turut memanen terong di lahan yang dikelola kelompok tani Bon Jowi 4 Dasa atau Kebon Ijo Wilayah RT 40 RW 10.

HP mengatakan, Kota Jogja sama sekali tidak memiliki sumber daya alam yang melimpah. Potensi daerah yang dimiliki hanyalah keberadaan kampung serta sumber daya manusianya. Oleh karena itu, pola pembangunan ke depan harus berangkat dari kampung.

“Kami dorong tumbuhnya kampung kreatif, yakni kampung yang mampu menonjolkan keunggulannya masing-masing,” jelasnya.

Salah satu program yang akan digulirkannya ialah mengkoneksikan warga, pemkot, komunitas, dan kampung. Empat aspek tersebut menjadi simpul agar petani perkotaan seperti di Bausasran mampu mandiri. Terutama dalam akses permodalan, pemasaran, dan manajemen. (pra/ila/mg2)